Breaking News:

Faktor Biaya, Pemkab Samosir Urungkan Rapid Test Massal

Tingginya biaya rapid test massal mengurungkan niat Pemkab Samosir batal melakukan rapid test massal terhadap ratusan petugas jaga pintu masuk ke Samo

TRIBUN MEDAN/ARJUNA BAKKARA
Petugas Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 di Pelabuhan Simanindo, Samosir 

TRI BUN-MEDAN.COM, SAMOSIR - Tingginya biaya rapid test massal membuat Pemkab Samosir batal melakukan rapid test massal terhadap ratusan petugas jaga pintu masuk ke Samosir, Kamis (28/5/2020).

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Samosir, Rohani Bakkara mengatakan Pemkab Samosir memilih biayanya dialihkan untuk keperluan yang lain.

"Biayanya terlalu mahal, dan lebih baio biayanya dialihkan untuk yang lain," ujar Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Samosir.

Sebelumnya rapid test direncanakan kepada ratusan petugas jaga pintu masuk ke Samosir.

Pemerintah Kabupaten Samosir mewacanakan tes cepat pada tenaga kesehatan, petugas jaga dipintu masuk ke Samosir dan sopir angkutan umum dari Medan, mulai hari ini.

Namun, rencana itu urung terlaksana karena faktor biaya.

"Pembatalalan dilakukan berdasarkan masukan Forkopimda kerena memutuhkan biaya besar," ujar Rohani.

(Jun-tribun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved