Anggota TNI yang Ditembak Saat Berhubungan Intim Dengan Istri Polisi Meninggal, Wanitanya Di Rawat

Anggota TNI Serda Hasanuddin akhirnya meninggal dunia setelah tidak sadarkan diri selama beberapa pekan.

TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO dan The Canadian Jewish News
Ilustrasi. (TRIBUN SUMSEL/ABRIANSYAH LIBERTO dan The Canadian Jewish News) 

TRI BUN-MEDAN.com- Anggota TNI Serda Hasanuddin akhirnya meninggal dunia setelah tidak sadarkan diri selama beberapa pekan.

Sebelumnya, Serda Hasanuddin ditembak saat lagi berhubungan intim dengan istri polisi.

Serda Hasanuddin merupakan anggota Kodim 1425 Jeneponto. Dia ditembak Bripka Herman (47).

Mayat Hasanuddin dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Jeneponto, sekitar 90 km arah Selatan dari Kota Makassar.

Semasa hidupnya Hasanuddin menjabat Babinsa di Desa Jombe, Kecamatan Turateta, Kabupaten Jeneponto.

Kapendam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Maskun Nafik yang dihubungi via whatsApp membenarkan kabar duka tersebut.

"Tadi meninggal sekira pukul 12.05 wita." kata mantan Dandim Sinjai ini.

Hasanuddin ditembak gegara diduga selingkuh dengan istri Herman di rumah pelaku di BTN Syeh Yusuf Kolakolasa, Jl Sungai Kelara, Keluhan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Kamis (14/5/2020) malam.

Saat itu Hasanuddin mengalami luka tembak di dada sebelah kanan, lutut kiri dan lutut kanan.

Saat itu Herman emosi mendapati istrinya bersama Hasanuddin di dalam kamar.

Halaman
1234
Editor: jefrisusetio
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved