Duel Maut Keponakan vs Paman

(VIDEO) Pengakuan Rizki Sirait (23) Sebelum Hujamkan Pisau ke Dada Sang Paman

Rizki Wahyudi Sirait (23), warga Medan Johor, mengaku sempat dikejar-kejar pamannya, Ramadhan (35)

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Rizki Wahyudi Sirait (23), warga Medan Johor, mengaku sempat dikejar-kejar pamannya, Ramadhan (35) sebelum akhirnya menghujamkan pisau ke dada sang paman hingga tewas pada Kamis (28/5/2020) lalu.

Rizki dalam pengakuannya menyebutkan dirinya dimaki-maki sebelum diminta untuk memperbaiki becak sang paman.

"Cuma gara-gara benerin becak itu ajanya.

Cakap kotor dia, maki-maki, saat itu saya sedang tidur.

Baru saya juga diusir. Itu om saya, becaknya rusak dan rusaknya pun udah lama.

Becaknya pun hilang, jadi pakai becak kakek dia dibetulin. Jadi enggak ada duit dia, disuruh aku betulin," tuturnya setelah konfrensi pers di Mapolrestabes Medan, Jumat (29/5/2020).

Rizki mengaku saat itu merasa sangat kelelahan sehingga tidak menuruti permintaan tersebut.

Hingga akhirnya pamannya kembali datang dan hendak memukul dirinya.

"Jadi aku capek kali di situ, dua kali anaknya datang. Baru ketiga kali itulah bapaknya ngamuk-ngamuk pergi dia pulang. Aku pun di situ mau pulang juga.

Terus datang lagi dia bilang, kenapa kau ngamuk-ngamuk. Terus mau dipukulnya aku baru lari, terus (datang) nenek aku dipisah. Baru dibilang jangan ribut-ribut," jelasnya.

Ia menyebutkan korban sempat mengejarnya dengan balok hingga akhirnya ia mengambil pisau dan melindungi diri.

"Terus aku keluar, dibilang nenek aku ngalah, terus dia bawa balok, ngejer aku. Terus aku masuk rumah, di situ ada pisau aku ambil. Sekali aku tikam di bagian dada," pungkas Rizki.

(vic/tribunmedan.com)

Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved