Klub Liga 2 Tidak Satu Suara, PSMS Ngotot Kompetisi Dilanjutkan

Sebanyak 22 klub Liga 2 yang mengikuti rapat virtual bersama PSSI dan PT Liga Indonesia Baru, Jumat (29/5/2020), terpecah.

TRIBUN-MEDAN.com/Ilham Fazrir Harahap
Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang (kanan) dengan Sekum PSMS Julius Raja saat mengikuti rapat virtual dengan PSSI dan LIB di Gedung PSMS Kebun Bunga. 

MEDAN, TRIBUN  - Sebanyak 22 klub Liga 2 yang mengikuti rapat virtual bersama PSSI dan PT Liga Indonesia Baru, Jumat (29/5/2020), terpecah dalam menyikapi kelanjutan kompetisi musim 2020.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan, 22 klub yang hadir menyampaikan aspirasi yang berbeda-beda. Sebagian klub mengusulkan agar Liga 2 kembali digelar dengan adanya catatan khusus.Beberapa klub Liga 2 mengusulkan agar tidak adanya degradasi pada kompetisi musim 2020 ini. Sebagian lagi menyerahkan keputusan kepada PSSI.Dalam rapat bersama dengan PT LIB dan PSSI, klub Liga 2 menyampaikan apa yang dialami saat kompetisi berlanjut.

"Yang umum disampaikan Liga 2 adalah kesulitan keuangan yang dihadapi oleh klub."

"Bila kompetisi dilanjutkan maka apakah PT LIB dan PSSI dapat membantu mereka untuk dukungan sponsorhip-nya," tutur seperti dikutip bolasport.com.Yunus Nusi mengatakan, hasil rapat dengan klub peserta Liga 2 hampir sama dengan hasil rapat dengan klub Liga 1 yang digelar, Rabu (27/2/2020).

"Sama dengan meeting dengan Liga 1. Beberapa teman-teman Liga 2 juga  mengusulkan kompetisi di lanjut dengan catatan. Beberapa juga mengusulkan berhenti dengan opsi turnamen lain," ujarnya.

Pada rapat PSSI dan PT LIB bersama perwakilan klub Liga 1, Rabu lalu, hadir juga sosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI)Ponaryo Astaman selaku General Manager APPI menyampaikan bahwa para pemain sepak bola di Indonesia berharap kompetisi dapat dilanjutkan kembali. Namun, tentu saja mereka harus memperhatikan protokol kesehatan tidak hanya sewaktu pertandingan, tapi juga saat latihan. 

Ponaryo juga menambahkan bahwa para pesepak bola Indonesia terbuka untuk duduk bersama dengan klub agar menemui solusi bersama. "Pemain memahami kondisi saat ini," kata Ponaryo seperti dikutip Kompas.com, Rabu (27/5/2020). 

"Yang jelas pemain juga terbuka duduk bersama dengan klub agar menemui solusi bersama." 

"Kami menyerahkan kepada PSSI yang saat ini menunggu info dari pemerintah terkait bagaimana nanti teknis dan format kompetisi bila mana akan dilanjutkan," pungkasnya.

PSSI dan Komite Eksekutif (Exco) masih akan menggelar rapat untuk mengambil keputusan final terkait keberlangsungan kompetisi musim 2020. Namun, menurutnya rapat itu belum ditentukan jadwalnya. 

Halaman
12
Editor: Liston Damanik
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved