PSMS Medan

PSMS Medan Tetap Ngotot Kompetisi Dilanjutkan, Bisa Terapkan Konsep New Normal

Konsep new normal yang diwacanakan pemerintah membuat kita optimis kompetisi bergulir lagi.

TRI BUN MEDAN/ILHAM
MANAJER PSMS, Mulyadi Simatupang (kanan) bersama Sekum PSMS, Julius Raja. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan dan klub-klub Liga 1 maupun Liga 2 menunggu kepastian dari PSSI terkait nasib kompetisi.

Berdasarkan jadwal masa darurat yang telah ditetapkan PSSI berakhir 29 Mei. Sementara sudah mau memasuki awal Bulan Juni.

PSSI belum memutuskan apakah kompetisi Liga 1 dan Liga 2 berlanjut atau tidak musim ini.

Dalam beberapa hari ke depan, rencananya digelar rapat Exco PSSI untuk memutuskan hal tersebut.

PSMS Medan sendiri sangat berharap kompetisi dilanjutkan.

Mereka bertekad memutar kompetisi demi menjaga roda perekonomian pemain, pelatih dan lainnya.

Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang juga menyambut baik adanya konsep new normal yang diwacanakan pemerintah.

Di konsep tersebut akan membuka kembali aktivitas dunia olahraga di Indonesia pada 15 Juni mendatang.

Satu poin yang bakal diprediksi ada dalam konsep 'new normal' olahraga tersebut adalah kehadiran penonton.

Sehingga di masa 'new normal' ini aktivitas olahraga tanpa ada penonton.

"Jika liga lanjut lagi kita harus bersinergi dan tetap ikuti anjuran dari pemerintah. Konsep new normal yang diwacanakan pemerintah membuat kita optimis kompetisi bergulir lagi. Mereka pasti menyiapkan opsi-opsi dari konsep new normal itu, apakah tanpa penonton atau bagaimana kita siap, yang penting jalan kompetisi," kata Mulyadi, Sabtu (30/5/2020).

Meski bakal mengikuti anjuran pemerintah, Mulyadi juga menyarankan kompetisi digelar tetap adanya penonton.

Namun tetap dengan catatan protokol kesehatan.

Misalnya ia menyebut, jumlah kapasitas penonton di Stadion dikurangi.

"Kan bisa saja ada opsi-opsi lain. Misalnya dengan adanya penonton, kapasitas stadionnya disesuaikan. Contoh jika kapasitas stadion itu 10 ribu, dipakai sepertiganya atau hanya 3 ribu penonton atau istilahnya dibatasi. Tetap social distancing dan physical distancing diperhatikan juga," bebernya.

(lam/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved