Breaking News:

Terjadi Dalam Waktu Singkat, Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Tapanuli Utara

Angin puting beliung yang merusak rumah warga terjadi dengan waktu yang singkat.

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/HO
KONDISI rumah warga hingga atap terbuka di Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara akibat bencana puting beliung, Sabtu (30/5/2020). 

TRI BUN-MEDAN.COM, TARUTUNG - Angin puting beliung disertai hujan lebat melanda Kota Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara mengakibatkan puluhan rumah rusak.

Satu warga terdampak Ronni Lumban Tobing (45) yang ditemui wartawan di Tarutung, Minggu (31/5/2020) mengatakan angin puting beliung yang merusak rumahnya terjadi dengan waktu yang singkat.

"Sekitar Pukul 16.00 WIB semalam sore dan kejadiannya begitu cepat," kata Lumban Tobing.

Kata Ronni, di lingkungannya Dusun Lumban Maradang, Desa Hutatoruan IV Saitnihuta, Kecamatan Tarutung Taput Di Dusun ini ada sekitar enam unit rumah yang rusak.

Sedangkan satu unit rumah diantaranya ditimpa pohon bambu.

Sebelum kejadian, kata Roni, awan tampak gelap dan seketika hujan lebat turun disertai angin puting beliung.

Polsek Percut Seituan Bagikan Sembako kepada Warga Korban Bencana Puting Beliung

Disertai petir, angin semakin menggila dan rumah warga yang diterjang langsung berantakan hingga atap seng terbuka.

Roni yang juga sekretaris desa ini menyampaikan, beruntung tidak ada korban jiwa meski kerugian material dianggap cukup tinggi angkanya.

"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material lumayan dan biaya untuk memperbaiki kembali atap rumah ditaksir memerlukan biaya yang tinggi," ujar Roni

Bencana alam puting beliung tidak hanya terjadu di Dusun Lumban Maradang, Desa Hutatoruan IV Saitnihuta. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved