Breaking News:

Masuk Daftar Buron, Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet Menyerahkan Diri

Polres Sibolga kembali mengamankan pelaku pencurian sarang burung walet yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

TRIBUN MEDAN / HO
Pelaku pencurian sarang burung walet diamankan petugas, Senin (1/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, SIBOLGA - Polres Sibolga kembali mengamankan pelaku pencurian sarang burung walet yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

DRT alias D (37) warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Pasar Baru Sibolga menyerahkan diri ke Polres Sibolga.

Sebelumnya petugas amankan tujuh orang pelaku pencurian sarang burung walet yang berinisial HG Als G.

Kemudian tersangka MA alias A, AT alias A, DF alias D, ML alias O, AIK alias A, ZT alias Z dan HP alias A.

Ketujuh orang tersebut diamankan pada Senin (11/5/2020) lalu.

Kasub Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan, D menyerahkan diri kepada polisi setelah mengetahui namanya masuk DPO.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga terlibat dalam kasus dugaan pencurian sarang burung walet.

"Pada Jumat (13/5/2020) lalu, D berada di rumah. Ia tidak mengetahui rencana para pelaku lainnya yang hendak melakukan aksi pencurian sarang burung walet," ujarnya, Senin (1/6/2020).

Lalu, pada Senin (11/5/2020) pelaku ada berkumpul di salah satu warung rujak di Jalan Brigjend Katamso Sibolga bersama dengan HP, ZT dan yang lain.

"D ini mengenal salah satu pelaku berinisial ML. D ini mengingkari dan tidak membenarkan keterangan dari pelaku yang telah diamankan. Namun hasil pemeriksaan yang telah dilakukan penyidik berpendapat bahwa pelaku terlibat dalam perkara pencurian sarang burung walet di Jln Brigjend Katamso Sibolga," ungkapnya.

Sambungnya, perbuatan belum terlaksana sebab ada yang telah mengetahui serta mengamankan enam tersangka lainnya di lantai 5 bangunan di Jalan Brigjend Katamso Sibolga.

"Para pelaku ini membobol dinding bangunan gedung tersebut. Untuk para pelaku sudah ditahan di RTP Polres Sibolga. D diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan atau membantu melakukan pencurian atau percobaan pencurian sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 ayat (2) Jo pasal 55,56 Jo pasal 53 KUHPidana dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun," pungkasnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit HP merk Nokia warna hitam.

(mft/tribun-medan.com)

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved