News Video

Omset Penjualan Seragam Sekolah Turun 90 Persen, Pekerja Terpaksa Dirumahkan Karena Tak Sanggup Gaji

Hal tersebut membuat penjualan seragam sekolah turun omzet hingga 90 persen dari tahun sebelumnya.

Omset Penjualan Seragam Sekolah Turun 90 Persen, Pekerja Terpaksa Dirumahkan Karena Tak Sanggup Gaji

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Pandemi Covid-19 sampai saat ini masih memengaruhi proses belajar mengajar di Indonesia.

Hingga kini belum ada penjelasan kapan pembukaan sekolah di mana siswa kembali masuk kelas di tahun ajaran baru 2020/2021.

Hal tersebut membuat penjualan seragam sekolah turun omzet hingga 90 persen dari tahun sebelumnya.

Salah seorang penjual di Pasar Pringgan, Linda mengatakan sudah tiga bulan ini belum ada buka dasar.

"Pandemi Covid-19 ini benar-benar membuat usaha saya menjadi goyang," kata Linda, Senin (1/6/2020).

"Hampir tiga bulan tidak ada buka dasar, karena anak sekolah libur," sambungnya.

Dijelaskan Linda bahwa setelah tiga bulan barulah ini ada buka dasar walaupun yang membeli tidak banyak.

Akibat Covid-19 ini, beberapa orang pekerja terpaksa dirumahkan.

"Kita tidak sanggup untuk membayar upahnya, karena tidak ada pemasukan," katanya.

"Mungkin nanti kalau sudah normal kembali, baru kita panggil kembali pekerjanya. Karena enggak sanggup gajinya," jelas Linda.

(sky/tribun-medan.com)

Penulis: Risky Cahyadi
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved