News Video

Bisakah Calon Jemaah Haji Meminta Uang Kembali karena Batal Berangkat?

Kementerian Agama memutuskan untuk menyetop sementara ibadah haji tahun 2020. Di Sumatera Utara ada 8.328 calon jamaah

TRI BUN-MEDAN.COM - Kementerian Agama memutuskan untuk menyetop sementara ibadah haji tahun 2020.

Di Sumatera Utara ada 8.328 calon jamaah yang dipastikan batal haji.

Plt Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumut, Muhammad David Saragih, menyebut dari 8.328 calon jamaah sebanyak 8.132 orang sudah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2020.

"Totalnya ada 8.328 kuota kita untuk Sumut, yang sudah melaksanakan pelunasan sebanyak 8132 calon jemaah, sudah 97 persen lebih," kata Muhammad David Saragih, Selasa (2/6/2020).

Ia mengungkapkan, keputusan ini berlaku ke belakang, artinya calon jemaah haji 2021 akan berangkat di 2022.

"Tak jadi berangkat tahun ini berangkat tahun 2021. Tahun 2021 berangkat 2022, karena berdasarkan kuota," jelasnya.

Terkait adanya kemungkinan penolakan dari calon jamaah haji yang batal berangkat, David menyebut jika pihaknya sudah mengantisipasinya.

"Jika ada masyarakat yang tak menerima, kita tetap berikan arahan melalui para ustaz. Jika ada yang kurang puas, akan dikembalikan pelunasan. Kita akan kembalikan dengan teknisnya melalui Kemenag Kabupaten/kota, terus ke Kanwil dan akan diusulkan ke Jakarta, itu 100 persen dari dana pelunasan, bukan awal," ujar David.

Diakhir, David meminta masyarakat agar bisa menerima keputusan ini dengan ikhlas.

Disebutnya, keputusan ini diambil dalam rangka menyelamatkan jiwa.

"Jemaah yang sudah mendaftar agar dapat menerima apa yang diputuskan pemerintah. Yakinlah semua ada hikmahnya, ini penyelematan jiwa, ibadah dan penyelamatan jiwa sama pentingnya," ucap David.

(cr23/tri bun-medan.com)

Penulis: Muhammad Anil Rasyid
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved