Ibadah Haji 2020 Dibatalkan

BREAKING NEWS, 49 Calon Jemaah Haji dari Kabupaten Karo Batal Berangkat ke Tanah Suci

Informasi terbaru, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia memutuskan ibadah haji pada tahun ini dibatalkan.

TRI BUN MEDAN/Maurits
Kepala Bagian Penyelenggaraan Haji dan Umroh Binus Bancin, S.Ag, menunjukkan surat edaran pembatalan keberangkatan calon jemaah haji, saat ditemui di Kantor Kemenag wilayah Kabupaten Karo, Jalan Pahlawan Ujung, Kabanjahe, Selasa (2/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Akibat dampak dari pandemi penyebaran virus corona (Covid-19), berdampak pada aktivitas ibadah haji yang sebentar lagi akan berlangsung.

Informasi terbaru, Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia memutuskan ibadah haji pada tahun ini dibatalkan.

Hal ini, mengingat penyebaran pandemi Covid-19 masih belum menunjukkan tanda-tanda berakhir.

Saat dikonfirmasi ke pihak Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Kabupaten Karo, Kepala Bagian Penyelenggaraan Haji dan Umroh Binus Bancin, S.Ag, mengungkapkan untuk tahun ini calon jemaah haji di Kabupaten Karo sebanyak 49 orang.

Namun, dirinya menjelaskan dari seluruh calon jemaah tersebut, masih 45 orang yang dipastikan akan berangkat.

"Insyaallah pada tahun ini calon jemaah haji kita ada 49 orang, tapi yang sudah pasti akan berangkat itu 45 orang, dan empat lagi merupakan cadangan. Yang empat tadi, karena belum dilakukan suntik meningitis, tapi pembayarannya sudah lunas," ujar Binus, saat ditemui di Kantor Kementerian Agama wilayah Kabupaten Karo, Jalan Pahlawan Ujung, Kabanjahe, Selasa (2/6/2020).

Ketika ditanya perihal pembatalan keberangkatan calon jemaah haji yang telah dikeluarkan oleh Kemenag RI hari ini, Binus mengaku pihaknya tetap akan mengikuti arahan tersebut.

Dirinya menyebutkan, menanggapi hal ini pihaknya sudah berusaha untuk meneruskan informasi ini kepada seluruh calon jemaah yang direncanakan akan berangkat pada tahun ini.

"Ya kita sudah menerima informasi dari Kemenag RI tadi pagi, dan kita juga sudah memberikan informasi kepada seluruh calon jemaah kita melalui grup pesan singkat yang sudah kita bentuk sebelumnya," ucapnya.

Saat ditanya perihal keberangkatan calon jemaah tahun ini, dirinya mengatakan sesuai dengan arahan dari Kemenag RI maka seluruh calon jemaah tahun ini akan diberikan prioritas untuk berangkat pada tahun depan. Namun begitu, Binus juga menjelaskan bagi calon jemaah yang sudah melunasi uang keberangkatan, juga dapat memilih untuk meminta uangnya jika memang ada keperluan lain yang mendesak.

"Calon jemaah yang batal berangkat pada tahun ini, akan diberikan prioritas untuk berangkat tahun depan. Makanya nanti kita juga akan memberikan informasi lebih lanjut kepada calon jemaah, agar informasi bisa lebih jelas," ungkapnya.

Saat dinyata perihal persiapan apa yang sudah dilakukan, dirinya menjelaskan pihaknya sudah melakukan seluruh persiapan. Mulai dari administrasi, pengecekan kesehatan, hingga persiapan seperti manasik haji.

(cr4/tri bun-medan.com)

Penulis: Muhammad Nasrul
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved