News Video

Ibadah Haji Batal, Bagaimana dengan Calon Jemaah yang Sudah Melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji?

Pemerintah melalui Kementerian Agama membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2020 atau 1442 Hijriah

TRI BUN-MEDAN.COM - Pemerintah membatalkan pemberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2020.

Lantas bagaimana calon jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih)?

Tonton pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi:

Pemerintah menjamin uang yang sudah dilunasi tidak akan hangus.

Calon jemaah haji yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji akan diberangkatkan pada 2021 atau 1442 Hijriah.

"Seiring keluarnya kebijakan pembatalan keberangkatan tersebut jemaah haji reguler dan khusus yang telah melunasi biaya perjalanan haji atau Bipih tahun ini akan menjadi jemaah haji 1442 Hijriah atau 2021 masehi mendatang," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers secara virtual, Selasa (2/6/2020).

Fachrul mengatakan, setoran pelunasan Bipih yang telah dibayarkan jemaah akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

Nilai manfaat pengeolaan itu akan diberikan oleh BPKH kepada para jemaah paling lambat 30 hari sebelum pemberangkatan kloter pertama ibadah haji tahun 2021.

Namun demikian, lanjut Fachrul, setoran pelunasan Bipih dapat diminta kembali oleh jemaah, apabila memang dikehendaki.

"Namun, juga setoran pelunasan Bipih itu dapat diminta kembali oleh jemaah haji yang bersangkutan kalau memang dia butuh. Silakan, bisa diatur, dan kami akan mendukung itu semua dengan sebaik-baiknya," kata Fachrul.

Halaman
12
Editor: Hendrik Naipospos
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved