Divonis Ringan dari Tuntutan Jaksa, Pemakai Ganja Sebut Hakim Kejam

Pemakai ganja bernama M Fauzan komplain ketika divonis lebih ringan dari tuntutan jaksa

TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP
M Fauzan, terlihat di monitor saat disidang secara teleconference, diruang Cakra VIII Pengadilan Negeri Medan. 

MEDAN,TRIBUN-Terdakwa pengguna ganja, M Fauzan (26) tidak terima divonis dua tahun penjara oleh majelis hakim Gosen Butarbutar.

Ia merasa vonis tersebut tidak tepat.

Sebab, Fauzan menilai tidak ada barang bukti yang disita dari tangannya.

Kronologi Penangkapan Dwi Sasono, Bersikap Kooperatif dan Serahkan Barang Bukti Ganja 16 Gram

"Kejam kali bapak ini bah. Barbut (barang bukti) nya enggak ada, tapi divonis dua tahun," kata Fauzan dari seberang monitor, Selasa (2/6/2020).

Mendengar keluhan itu, hakim Gosen Butarbutar mengatakan bahwa vonis tersebut tidak perlu diperdebatkan.

Jika terdakwa merasa keberatan, hakim Gosen meminta Fauzan melakukan upaya hukum lain.

Penampakan Ladang Ganja Terbesar di Dunia, Tumbuh Subur di Perut Bumi, Harga Capai Rp 19 Miliar

"Saudara, di sini bukan tempat untuk debat kusir.

Saudara dipidana dua tahun penjara, dan saudara boleh melakukan upaya hukum banding kalau keberatan," kata hakim Gosen.

Ia mengatakan, Fauzan diberi waktu satu minggu untuk melakukan upaya hukum tersebut.

Kasus 143 Kg Ganja, Hakim PN Siantar Loloskan Dua Terdakwa dari Hukuman Mati

"Saudara punya waktu hanya satu minggu," kata hakim.

Halaman
12
Penulis: Alif Al Qadri Harahap
Editor: Array A Argus
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved