Breaking News:

Disdik Siantar Rencanakan Pendaftaran Siswa SMP Gunakan Situs Sekolah Masing-masing

Pemerintah Kota Pematangsiantar memperpanjang masa kegiatan belajar mengajar mandiri hingga 20 Juni 2020 mendatang.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
SEJUMLAH orangtua calon siswa yang memiliki masalah PPDB pendaftaran online geruduk Kantor Cabang Dinas Pendidikan Kota Medan Selatan, Kamis (4/6/2020). Mereka menyampaikan keluhannya terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020/2021 sistem pendaftaran online yang belum optimal. 

TRI BUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pematangsiantar tengah menggodok konsep daftar online untuk siswa siswi baru tahun ajaran 2020-2021.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Rosmayana Marpaung saat ditemui di ruang kerjanya.

Rosmayana menyampaikan, rencananya Dinas Pendidikan bersama jajaran sekolah akan mengusung konsep online, yang mana pendaftaran calon murid SD menggunakan Google Form dan calon murid SMP menggunakan situs atau website sekolah masing-masing.

"Di masa Pandemi Covid-19 kita coba menyusun pendaftaran via online. Kita akui belum semua punya android. Makanya kalau nggak punya android kita tetap layani di sekolah masing-masing secara manual," ujar Rosmayana.

Proses tersebut tengah dalam pemutakhiran sebab saat ini para pelajar masih ujian dan belum bagi raport.

Dalam hal pendaftaran murid baru SMP melalui website masing-masing, tentunya Dinas Pendidikan bersama sekolah mengaku harus menambahkan fitur baru agar situs bisa menjadi server pendaftaran.

"Teknisnya bisa ke Kabid Pendidikan Dasar saja. Sebab soal IT nanti beliau yang paham. Selain itu nanti para siswa baru akan diberi penjelasan soal cara pendaftaran," katanya lagi.

Penerimaan Siswa Baru (PPDB) Segera Dibuka, Ini Tata Caranya

Saat ini ada dua sekolah yang belum memiliki situs website resmi. Kedua sekolah itu adalah SMP Negeri 11 dan SMP Negeri 13 yang mana tengah dikebut pengerjaannya sehingga bisa menerima layanan pendaftaran murid baru.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Pematangsiantar memperpanjang masa kegiatan belajar mengajar mandiri hingga 20 Juni 2020 ke depan.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran bernomor 420/2501/V/2020 yang ditandatangani Wali Kota Pematangsiantar Hefriansyah.

Pertimbangan perpanjangan masa belajar mengajar mandiri untuk para siswa Paud, SD, SMP sederajat ini berlaku untuk sekolah berstatus negeri dan swasta.

Pertimbangannya adalah masih meningkatnya sebaran warga terinfeksi Covid-19 di wilayah Siantar.

Selain itu, dalam pertimbangan lainnya, Pemko Pematangsiantar menyatakan tengah memperhatikan protokol kesehatan, sehingga kegiatan belajar sementara ini tetap dilaksanakan di rumah.(mag/tri bun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved