Breaking News:

Dani Hanyut di Sungai Sikambing Medan

Istri Dani Histeris Ceritakan Kronologi Sang Suami Hanyut di Sungai, Sempat Teriak Minta Tolong

Anisa Putri (21) istri dari korban menceritakan kronologi kejadian hingga akhirnya suaminya hanyut terseret arus.

Tribun-Medan.com/Victory Hutauruk
Anisa Putri (21), istri dari korban hanyut bernama Dani (30) di Sungai Sei Sikambing Jalan Sampul Sei Putih Barat Medan, menangis histeris. 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Muhammad Rhamadani (30), korban hanyut di Sungai Sei Sikambing, ditemukan meninggal dunia di bawah rel kereta api di Jalan Danau Marsabut, Sabtu (6/6/2020) sekitar pukul 13.35 WIB.

Anisa Putri (21) istri dari korban menceritakan kronologi kejadian hingga akhirnya suaminya hanyut terseret arus.

Dengan terisak tangis, Anisa membeberkan awalnya suaminya sedang membersihkan kayu dan hendak berenang sekitar pukul 14.00 WIB saat kondisi sedang hujan bersama dua temannya.

Awalnya, ia menceritakan suaminya sempat sekali menyeberangi sungai yang meluap, namun saat hendak kembali ke pinggir lainnya, Dani terseret arus.

"Saya bangun tidur, dia makan bakso sambil bersihkan kayu. Baru dia mandi sungai sama dua temannya ke sungai itu, pas lagi hujan. Terus dia nyebrang baru sampai ke sebrang selamat. Terus pas mau balik itu, pas di tengah dia enggak bisa minggir kebawa arus," ungkapnya kepada Tribun.

Setelah terseret, Anisa sempat mendengar teriakan suaminya minta tolong.

Anisa pun spontan berteriak kepada teman suaminya, untuk segera memberi pertolongan.

"Ada kawannya renang dua orang, tapi suamiku berenang duluan. Baru setelah terseret dia minta-minta tolong. Pas saya minta tolong dia udah di ujung, enggak bisa ditolong lagi," jelasnya.

Menurut Anisa, sebenarnya Dhani bisa berenang. Namun, karena baru sembuh dari sakit, fisik Dhani jadi lemah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved