Politisi DPP PAN Ikut Soroti Kericuhan Bansos Covid-19 di Deliserdang

Politisi DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Amirullah Hidayat, mengkritisi dan menyesalkan terjadinya kericuhan warga di Dinsos Deliserdang

Penulis: Satia | Editor: Juang Naibaho
Tribun Medan
Warga histeris di Dinas Sosial Kabupaten Deliserdang saat mempertanyakan Bantuan Sosial Tunai (BST), Selasa (2/6/2020) 

TRI BUN MEDAN.COM, MEDAN - Politisi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN), Amirullah Hidayat, mengkritisi dan menyesalkan terjadinya kericuhan warga di Dinas Sosial Deliserdang karena tidak menerima bantuan sosial (Bansos).

"Kejadian ini membuktikan bahwa kinerja aparat pemerintahan di Deliserdang, baik itu Dinas Sosial sampai Kepala Desa sangat amburadul dalam melakukan pendataan warga yang berhak menerima bantuan sosial Covid 19,” kata Amirullah Hidayat, melalui telepon selularnya dari Jakarta, Sabtu (6/6/2020).

“Sebab jika kinerja aparat pemerintahan tersebut benar dalam melakukan pendataan, tentu kejadian kericuhan dan demontrasi warga dari berbagai kecamatan tersebut tidak akan terjadi," sambungnya.

REKOR Lonjakan Tertinggi Covid-19 di Sumut, Sehari Bertambah 68 Kasus Baru Positif Corona, Total 605

Istri Dani Histeris Ceritakan Kronologi Sang Suami Hanyut di Sungai, Sempat Teriak Minta Tolong

Menurut dia, tidak mungkin hanya gara gara bansos yang sekedar untuk kebutuhan hidup itu warga melakukan demonstrasi kalau kehidupannya mampu.

"Pasti mereka memang benar benar membutuhkan bansos tersebut, sehingga sampai mendatangi Dinas Sosial, dan kasus ini harus mendapatkan perhatian serius oleh Bupati Deli Serdang," kata mantan Sekjen DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sumut ini.

Amirullah menyatakan, pihaknya akan menurunkan berapa kader partai ke lapangan untuk melakukan investigasi terhadap penyaluran Bansos Covid 19 di Deliserdang.

Apalagi pihaknya dapat kabar bahwa di Deliserdang juga terjadi pemotongan dana bansos Rp 600 ribu, di mana kasusnya saat ini sedang didalami Polda Sumatera Utara.

"Kita meminta polisi untuk mengusut kasus ini sampai tuntas. Sebab pemotongan bantuan bansos tersebut adalah perbuatan kejam di tengah musibah Covid-19 ini," ujar Amirullah Hidayat

Selanjutnya, jika nanti laporan kader di lapangan terbukti bahwa penyaluran Bansos di Deliserdang amburadul maka PAN akan melaporkan permasalahan ini kepada Komisi VIII DPR RI yang saat ini dipimpin oleh Ketua Yandri Susanto, yang juga Waketum DPP PAN.

Sehingga bisa diteruskan kepada Menteri Sosial selaku mitra kerja.

Jangan sampai terjadi penyelewengan bantuan uang, sebab penyaluran bansos harus tepat sasaran, yang berhak adalah warga yang kehidupannya susah," tutup Amirullah Hidayat.

Cerita Warga Medan Manfaatkan Layanan PDS, Beli BBM Antar ke Rumah

TERNYATA Sejoli ASN Mesum yang Ditemukan Pingsan Tanpa Celana di Mobil adalah Pasangan Selingkuh

Diberitakan sebelumnya, warga geruduk Kantor Dinas Sosial Kabupaten Deliserdang, Selasa, (2/6/2020).

Mereka datang dari Kecamatan Lubukpakam, Kecamatan Tanjung Morawa hingga Percut Seituan.

Selain dari Desa Pagar Merbau III, juga ada yang masyarakat dari Desa Perdaeman, Bangun Sari hingga Desa Amplas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved