Rintih Kesakitan HP, Jalani Hukuman Cambuk Kasus Zina di Bengkel, Tak Kuat hingga Dibawa Ambulans

Saat terpidana HP menjalani eksekusi cambuk, algojo sempat menghentikan eksekusi beberapa kali, karena terpidana merintih kesakitan.

Daspriani Y Zamzami
Ilustrasi - Terbukti bermesraan dengan bukan pasangan sah, perempuan ini menjalani hukuman cambuk sebanyak 23 kali, yang dilaksanakan di halaman Mesjid Lamteh, Banda Aceh, Senin (20/03/2017). Sebanyak 12 pelanggar syariat islam dihukum cambuk pada kesempatan yang sama karena terbukti melanggar hukum syariat silam. 

TRI BUN-MEDAN.com - Dua orang terpidana kasus perzinahan menjalani hukuman cambuk sebanyak 100 kali.

Pelaksanaan hukuman cambuk digelar Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Besar.

Mereka terbukti melanggar Pasal 33 Ayat 1 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Eksekusi berlangsung secara terbuka dan dapat disaksikan warga di halaman Masjid Agung Al Munawarah, Kecamatan Kota Janthoe, Kabupaten Aceh Besar, usai shalat Jumat (5/6/2020).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, saat terpidana HP menjalani eksekusi cambuk, algojo sempat menghentikan eksekusi beberapa kali, karena terpidana merintih kesakitan.

Ada Empat Pesaing, Andre Prambudi Siap Bersaing Dapatkan Tempat Utama di PSMS Medan

Seorang pelaku khalwat menjalani eksekusi cambuk, karena terbukti melanggar qanun nomor 14/2004 tentang khalwat (mesum). Sebanyak 7 pelaku khalwat mendapat hukuman cambuk 5 hingga 6 kali cambukan di Banda Aceh, Jumat (12/6/2015).
ILUSTRASI - Seorang pelaku khalwat (mesum) (KOMPAS.com/Daspriani Y Zamzami)

Bahkan pada sabetan yang ke-74, terpidana terpaksa harus diturunkan sesaat dari panggung untuk mendapatkan perawatan tim medis.

HP dibawa ke dalam mobil ambulans yang disiagakan petugas di lokasi.

Sementara terpidana lainnya, yakni IP mampu menjalani eksekusi hukum cambuk tanpa jeda sebanyak 100 kali.

Eksekusi dilakukan oleh dua algojo perempuan.

Pasangan yang berbuat zina itu sebelumnya ditangkap oleh warga di sebuah bengkel di kasawan Kecamatan Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Besar.

Halaman
1234
Editor: Azis Husein Hasibuan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved