Breaking News:

Asik Nyabu, Seorang Oknum ASN Diciduk Polisi dari Kamar Homestay

Penggerebekan yang dilakukan di salah satu penginapan mengamankan dua orang pria beserta barang terlaran

HO/tri bun medan
Tersangka tindak pidana kejahatan narkotika AZL dan HPP diamankan di Polres Tapteng 

TRI BUN-MEDAN.COM, SIBOLGA -

Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) bernisial AZL (37) warga Jalan Aso-aso, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Kota menjadi penghuni penjara Mako Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), Kamis (11/6/2020).

Kasubbag Humas Polres Tapteng, IPDA Julius Sinurat, menyampaikan AZL ditangkap Sat Resnakoba Polres Tapteng atas kepemilikan narkoba bersama masyarakat sipil berinisial HPP alias A (40) warga Dusun V Panjamuran, Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah.

"Penggerebekan yang dilakukan di salah satu penginapan mengamankan dua orang pria beserta barang terlarang yang ditemukan di TKP. Kini kedua tersangka masih tahap pemberkasan dan penyidikan,” kata Kasubbag Humas Polres Tapteng.

Keduanya ditangkap pada Rabu 3 Juni 2020 lalu Pukul 21.30 WIB dari Penginapan Homestay kamar Nomor 4 yang beralamat di Jalan Lumba-Lumba Kelurahan Pancuran Gerobak Kecamatan Sibolga Kota.

Operasi penangkapan berawal dari informasi masyarakat bahwa di penginapan Home stay kamar Nomor 4 yang belamat di Jalan Lumba Lumba Kelurahan Pancuran Gerobak Kecamatan Sibolga Kota, Kota Sibolga ada eseorang menyimpan dan menguasai narkotika di kamar tersebut.

Selanjutnya personel Polres Tapteng terjun ke lapangan menuju tempat sasaran target.

Setibanya di penginapan Homestay dikamar Nomor 4 tim Opsnal masuk kedalam kamar dan menemukan keduanya.

Lalu personil polres tapteng mengamankan dan menggeladah badan AZL dan HPP, namun tidak ditemukan narkotika jenis apapun.

Personel Polres Tapteng pun melakukan penggeledahan di dalam kamar dan menemukan dompet warna merah berisi 1 bungkus narkotika jenis sabu dengan berat bruto 25 gram dan 1 bungkus narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening 0,10 gram.

Termasuk 10 butir Pil Extasi warna orange. Personel Polres Tapteng juga menemukan 1 set alat hisap sabu.

Tersangka HPP Alias A mengaku narkotika jenis sabu dan pil Extasi tersebut adalah miliknya, yang akan dijual kepada orang lain dan juga dipakai atau dihisapnya.

Sedangkan AZL datang ke penginapan homestay hanya untuk memakai / menghisap sabu.

"Terhadap tersangka disangkakan melanggar pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) dari Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang tindak pidana Narkotika Denga ancaman minimal kurungan penjara 5 tahun dan paling lama 20 tahun,"ujar Kasubbag Humas Polres Tapteng, IPDA Julius Sinurat mengakhiri.

(Jun-tri bun-medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved