Update Covid19 Sumut 13 Juni 2020
REKOR BARU, Sehari Angka Positif Covid-19 di Sumut Bertambah 94 Kasus, Total Tembus 862 Orang
Update data Cocvid-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 11 Juni 2020, penderita positif metode PCR kembali melonjak bertambah 88 kasus.
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam sehari, Sumatera Utara mencatat rekor baru penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 94 orang, Sabtu (13/6/2020) hingga pukul 16.00 WIB.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut Mayor Kes dr Whiko Irwan menerangkan bahwa hingga saat ini total sebanyak 862 pasien positif virus Corona di Sumut.
"Update data Cocvid-19 di Provinsi Sumatera Utara hingga 11 Juni 2020, penderita positif metode PCR kembali melonjak bertambah 88 kasus. Dengan total 862 orang," tuturnya saat dikonfirmasi Tri bun.
• KABAR BAIK, Dua Pasien Positif Covid-19 di Simalungun Berhasil Sembuh
Whiko menjelaskan bahwa kasus aktif positif Covid-19 di Sumut hingga saat juga mengalami penambahan 92 kasus baru dari sebelumnya berjumlah 506 orang.
"Pasien Covid-19 positif yang aktif hingga saat ini total 598 orang," ungkapnya.
Sementara, pasien positif yang meninggal dunia bertambah 2 orang menjadi sebanyak 60 orang.
"Pasien meninggal dunia bertambah dua orang menjadi total 60 orang. Sementara pasien sembuh tetap di angka 204 Orang," terangnya.
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penurunan sebanyak dua pasien.
• Data Kasus Covid-19 Mulai 1 Juni di Sumut, Hari Ini Rekor Tertinggi Pasien Positif Corona 88 Orang
"Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 161 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 428 orang," ungkap Whiko.
Ia menegaskan bahwa penambahan pasien terpapar virus Corona masih terus terjadi di Sumut.
Untuk itu ia meminta agar masyarakat tetap patuh mengikuti protokol kesehatan.
"Saudara-saudara sekalian ini gambaran yang sangat tegas yang bisa kita lihat bahwa penambahan kasus baru masih terus terjadi. Pembawa virus ini masih berada di tengah-tengah kita, inilah yang berkali-kali disebutkan sebagai orang tanpa gejala," kata Whiko
Sedangkan di dalam tubuhnya membawa virus.
"Oleh karena itu mencuci tangan menggunakan sabun adalah cara yang paling bagus untuk kemudian memberikan kemungkinan cemaran dari orang tanpa gejala ini misalnya yang mengenai benda-benda di sekitarnya bisa terhindar," pungkasnya.(vic/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-mayor-kes-dr-whiko-irwan.jpg)