Breaking News:

Kecewa Penyaluran BLT, Warga Madina Blokade Jalinsum

Informasi yang berhasil dihimpun Tri bun Medan, aksi ini merupakan buntut dari kekecewaan warga dalam penyaluran bantuan langsung tunai (BLT).

TRIBUN MEDAN / HO
Warga Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, memblokade jalan lintas Sumatera (Jalinsum), Selasa (16/6/2020). Aksi ini dilatari penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT). 

TRI BUN-MEDAN.com, PANYABUNGAN - Warga Desa Hutapuli Kecamatan Siabu Mandailing Natal (Madina) melakukan aksi memblokade jalan lintas Sumatera (Jalinsum), Selasa (16/6/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun Tri bun Medan, aksi ini merupakan buntut dari kekecewaan warga dalam penyaluran bantuan langsung tunai (BLT).

Kejadian dipicu dari adanya penambahan peserta penerima untuk penyaluran BLT di Desa Hutapuli.

Rapat keputusan soal penambahan penerima BLT tersebut tanpa diikuti dan diketahui Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Camat Siabu Ali Himsar Nasution yang dihubungi wartawan mengatakan bahwa informasi sementara begitu, pihaknya telah melakukan mediasi.

"Informasinya begitu. Kami baru tiba ke lokasi untuk melakukan mediasi. Penyebab sementara kami ketahui karena BPD tidak menerima keputusan terkait penambahan jumlah penerima BLT," ujarnya, Selasa (16/5/2020).

Petani Ini Kembalikan BLT karena Sudah Terima Bantuan Lain

Terkait kejadian tersebut Trib un Medan mengkonfirmasi kepada Kapolsek Siabu AKP Ayub Nasution melalui WhatsApp.

Ia mengatakan, saat ini sudah aman. Jalan sudah dibuka dan sudah normal kembali.

"Kalau untuk detailnya, silahkan ke camat. Karena ia yang bisa memberikan keterangan detailnya. Karena sifatnya, kami hanya pengamanan saja. Kami di situ hadir untuk pengamanan dan yang mediasi camat. Kami tidak ngomong sama masyarakat," jelasnya.

Habis Reda Kasus Sunat BLT dari Rp 600 Ribu jadi Rp 100 Ribu, Kini Muncul Kasus Sekdes Ecek-ecek

Informasi lain yang didapat setelah dilakukan mediasi, masyarakat membuka blokade jalan.

Kepala Desa Hutapuli Hanafi Nasution mengatakan, jumlah penerima BLT ini sesuai dengan daftar penerima sebelumnya yakni sebanyak 70 orang.

"BLT kami bagikan kepada 70 orang warga dan tidak ada penambahan penerima. Kalau soal blokade jalan apa penyebabnya saya tidak tahu," ujar Kades saat dikonfirmasi.(mft/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved