Breaking News:

Marak Bangunan Liar di Medan, Anggota DPRD Antonius Desak Pembentukan Pansus IMB

Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor menilai saat ini DPRD Medan membutuhkan Panitia Khusus (Pansus) terkait IMB

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Juang Naibaho
HO/tri bun medan
Anggota DPRD Medan Antonius Tumanggor 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor menilai saat ini DPRD Medan membutuhkan Panitia Khusus (Pansus), yang fokus untuk memastikan bangunan di Medan berdiri sesuai prosedur, atau memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Hal tersebut katanya dikarenakan maraknya bangunan yang menyalahi IMB yang sudah ada ditetapkan oleh Pemerintah Kota Medan.

Antonius mengatakan, bukti banyaknya bangunan yang tidak sesuai ia dapat berbagai pihak, baik itu dari pengaduan warga, hasil kunjungan komisi IV, hingga rapat dengar pendapat (RDP).

Ia mengatakan, bangunan yang tidak memiliki izin dan tidak mengikuti prosedur yang ada, dapat menyebabkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi IMB.

Booom, Angka Positif Covid-19 di Sumut Tembus 1.000 Kasus, Hari Ini Bertambah 31 Orang Kena Corona

Selayaknya Cerita Sinetron, Penghulu KUA Ini Nikahkan Mantan Istrinya dengan Sahabat Karibnya

Kisah Pilu Dokter Denny Meninggal Terinfeksi Covid-19, Air Mata Berlinang Baca Pesan Terakhirnya

Untuk itulah, Antonius mendesak Ketua DPRD Kota Medan agar secepatnya membentuk Pansus IMB sehingga dapat dibahas antar fraksi di DPRD kota Medan.

"Karena banyaknya ke bocoran PAD pemko Medan dari IMB, bahkan diperkirakan ratusan miliar yang seharusnya retribusi PAD dari IMB itu masuk ke kas daerah, fakta di lapangan diduga retribusi IMB itu masuk ke kantong oknum-oknum tertentu," ujar Antonius, Jumat (19/6/2020).

Selama ini, sambung Antonius, Kota Medan merupakan kota terbesar ke-tiga di Indonesia, tetapi pemasukan dari PAD IMB setiap tahun merosot dan dapat dikatakan minim.

"Contoh bangunan yang diduga sudah dikondisikan IMBnya, antara lain bangunan di Jalan Danau Marsabut, Bangunan di Jalan Merak Jingga, salah satu sekolah swasta di Jalan Brigjen Katamso, salah satu gerai cepat saji yang terletak di Marelan, bagunan gedung dijalan TB.Simatupang (belakang SPBU), bangunan Podomoro Jalan Putri Hijau/Guru Patimpus. Selain itu, banyak juga bangunan rumah toko (ruko) berdiri tidak sesuai dengan peruntukannya," katanya.

Hal tersebutlah yang mendorong Antonius meminta kepada ketua DPRD kota Medan untuk segera membentuk Pansus IMB.

Sehingga bisa diketahui penyebab maraknya bangunan yang menyalahi aturan dan tidak sesuai IMB serta peruntukannya tersebut.

"Saya harap Pansus IMB ini dibentuk secepatnya, agar kita dapat memaksimalkan PAD IMB," ujarnya.

(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved