Breaking News:

Proyek PLTA 15 MW di Dairi Hampir Rampung, Warga: Jangan Ada Lagi Mati Lampu

Pembangunan PLTA Lau Gunung di Dusun Lau Gunung, Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, hampir rampung.

Penulis: Dohu Lase | Editor: Juang Naibaho
Tribun-Medan.com/Dohu Lase
Pembangunan PLTA Lau Gunung di Dusun Lau Gunung, Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Pembangunan PLTA Lau Gunung di Dusun Lau Gunung, Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, hampir rampung.

PT Inpola Meka Energi (IME) selaku pemilik proyek tersebut mengaku, progres pembangunan hingga akhir Mei 2020 lalu sudah mencapai 91,5 persen.

PLTA berkapasitas 15 megawatt (MW) ini direncanakan beroperasi sesuai jadwal, yaitu bulan Desember mendatang.

Kehadiran PLTA ini akan menambah pasokan listrik bagi Kabupaten Dairi dan Kabupaten Karo.

Sejumlah warga Dairi kepada Tribun Medan mengaku senang atas hal itu. Salah satunya Raja Ardin Ujung.

Pimpinan lembaga adat Sulang Silima - Pakpak Silima Suak ini mengatakan, kehadiran PLTA Lau Gunung bakal mengatasi masalah pemadaman listrik yang masih kerap terjadi di Dairi.

Raja berharap, perusahaan pemilik pembangkit listrik tersebut agar tetap memperhatikan kelestarian lingkungan di kawasan sekitar PLTA.

"Kalau tak salah, ada sekitar lima desa di Tanah Pinem yang masih belum ada jalan aspal dan belum masuk jaringan PLN. Kita ingin, saat PLTA itu selesai, lima desa itu masuk listrik. Sebab, jika tidak, percuma saja ada PLTA di situ," ungkap pria yang juga ketua ormas Himpunan Masyarakat Pakpak Kabupaten Dairi ini, Jumat (19/6/2020) sore.

Hal senada diungkapkan Kades Pamah, Daniel W Sagala. Di Desa Pamah, kata dia, ada tujuh rumah belum teraliri listrik PLN.

Daniel mengakui, kehadiran PLTA tersebut sedikit banyak mempengaruhi perekonomian masyarakat Desa Pamah.

Ia berharap, angin baik yang dibawa oleh proyek PLTA tersebut terus ada kendati proyek tersebut nantinya selesai.

"Mereka pakai tenaga kerja dari desa ini. Harapan masyarakat di sini, semoga berkelanjutan dan jangan ada lagi mati lampu, apalagi sampai berdurasi panjang," pungkas Daniel.

(cr16/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved