Breaking News:

Latih Ketahanan Fisik dan Mental, Komunitas Perempuan Hari Ini Adakan Program Latihan Kempo

Pergerakan perempuan menjadi tidak seimbang jika orang-orang penggeraknya tidak melatih dirinya untuk menjadi kuat baik secara fisik maupun mental.

TRIBUN MEDAN/RECHTIN
KOMUNITAS Perempuan Hari Ini (PHI) pada peringatan Hari Perempuan Internasional di Lapangan Merdeka Medan beberapa waktu lalu. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Komunitas yang aktif menyuarakan hak-hak perempuan, Perempuan Hari Ini (PHI) terbentuk atas keresahan seorang aktivis perempuan muda bernama Lusty Ro Manna Malau.

Founder PHI ini menerangkan bahwa PHI ada karena keresahan yang mengganggunya mengenai posisi perempuan di masyarakat.

Sejak 2018, komunitas Perempuan Hari Ini mengembangkan programnya dengan mengadakan latihan bela diri kempo. Pelatih atau Senpai berasal dari anggota Perempuan Hari Ini yang memang konsen berlatih bela diri kempo.

"Pada 2018 kami mulai mengembangkan sayap komunitas ini, dengan mengadakan latihan kempo bersama untuk anggota Perempuan Hari Ini dan tidak menutup kemungkinan jika ada yang ingin bergabung," ujar Lusty Selasa (23/6/2020).

Peringati Hari Kartini, Komunitas Perempuan Hari Ini Gelar Serangkaian Kegiatan Virtual

Lusty menerangkan,  sangat penting untuk berlatih beladiri bagi perempuan karena dapat menguatkan mental dan fisik. Baginya, pergerakan perempuan akan menjadi tidak seimbang jika orang-orang penggeraknya tidak melatih dirinya untuk menjadi kuat baik secara fisik maupun mental.

"Ini merupakan hal yang penting, karena dalam pergerakan perempuan, yang harus diutamakan adalah penguatan mental dan fisik perempuan itu sendiri. Bagaimana kita bisa mengkampanyekan kekuatan, jika itu juga belum jadi bagian dari diri kita," ujarnya.

Ada satu kutipan filosofis yang berlaku di bela diri kempo, terang Lusti, yakni kasih sayang tanpa kekuatan adalah kebohongan dan kekuatan tanpa kasih sayang adalah kezaliman. Dirinya mengatakan bahwa berlatih kempo bagi para anggota PHI adalah untuk penguatan mental.

Komunitas Perempuan Hari Ini, Wadah Bertukar Cerita dan Perlindungan Kaum Hawa

"Di kempo juga ada meditasinya, jadi kita bisa belajar mengendalikan emosi. Sebenarnya juga yang paling utama adalah penguatan mental bagi para pejuang pergerakan," ujarnya.

Lusty mengatakan bahwa komunitas PHI juga melakukan beberapa perjalanan untuk mengakrabkan diri sesama anggota. Bentuk kegiatannya seperti berkemah di alam serta sambil berlatih kempo di sana. Baginya kegiatan tersebut membentuk kepribadian para anggota PHI untuk lebih merasa saling memiliki. Juga terbentuk mental yang lebih kuat melalui kegiatan yang dekat dengan alam.

"Beberapa kali kita juga adakan perjalanan kemah ke sibolangit. Bagus sih, jadinya banyak teman-teman yang belajar untuk lebih mandiri dan dekat dengan alam. Di sana kita juga belajar kempo, sekalian meditasi," pungkasnya.(cr14/tri bun-medan. com)

Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved