Normal Baru Berlaku, Begini Aturan Makan dan Minum di Pesawat
Penyajian makanan dan minuman dilaksanakan secara ringkas dan efesien dengan menggunakan kotak/tempat yang simpel dan tetap higienis.
Penulis: Septrina Ayu Simanjorang | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran (SE) 13 Tahun 2020 tentang Operasional Transportasi Udara Dalam Masa Kegiatan Masyarakat Produktif dan Aman Dari Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Dalam Surat Edaran tersebut, terdapat beberapa pengaturan operasional transportasi udara dalam masa adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman dari Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) termasuk mengenai aturan makanan dan minuman di pesawat
Adapun ketentuan makanan dan minuman, antara lain, penyajian makanan dan minuman dilaksanakan secara ringkas dan efesien dengan menggunakan kotak/tempat yang simpel dan tetap higienis.
Penyajian makanan dan minuman oleh awak pesawat dilakukan dengan menghindari kontak fisik dengan penumpang.
Penyelenggara Angkutan Udara selalu mengingatkan penumpang untuk membersihkan tangan sebelum memulai menikmati makanan dan minuman, dengan menyediakan hand sanitizer atau tisubasah.
Untuk Penyelenggara Angkutan Udara dengan kelompok pelayanan standar minimum (no-frills), hanya boleh menyediakan makanan dan minuman yang telah dipesan oleh penumpang sebelum keberangkatan (pre-book meal) dan tidak diperbolehkan melakukan penjualan makanan dan minuman selama penerbangan.
• INFO PENERBANGAN TERKINI, AirAsia Kembali Layani Penerbangan Pada 19 Juni 2020, Rute Medan-Jakarta
Menyusul pengoperasian kembali penerbangan berjadwal minggu lalu, AirAsia Indonesia kini menawarkan kemudahan pemesanan layanan makanan penerbangan (inflight meals) untuk menjamin standar kebersihan makanan dan minuman yang tinggi tetap terpenuhi.
Para tamu cukup memesan makanan dan minuman penerbangan yang diinginkan di airasia.com atau aplikasi seluler AirAsia melalui ‘Pembelian Saya’ atau ‘My Bookings’ setidaknya 24 jam sebelum waktu penerbangan.
Penerapan ini selaras dengan protokol keselamatan selama penerbangan terkini yang berlaku di tanah air guna memungkinkan tamu untuk tetap dapat menikmati pengalaman kuliner di ketinggian 30.000 kaki dengan prosedur yang aman dan terjamin.
Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga mengatakan industri penerbangan kini dituntut untuk dapat beradaptasi dengan situasi kenormalan baru.
• Maskapai Citilink Beroperasi Kembali 15 Juni, Layani Rute Penerbangan Halim Perdanakusuma-Silangit
Demi menjawab kerinduan penumpang dengan menu Santan seraya memastikan keselamatan para tamu dan staf, pihaknya melakukan penyesuaian penting dengan hanya memperkenankan pemesanan makanan dan minuman secara online sebelum waktu penerbangan (pre-book) dan pesanan akan disajikan pada saat penerbangan.
“Kami selalu memastikan seluruh makanan diproduksi dan dikemas dengan standar higienis tertinggi dan mengikuti persyaratan keamanan pangan yang ketat. Seluruh staf produksi makanan selalu dipantau sesuai protokol kesehatan yang berlaku. Awak kabin yang bertugas menangani inflight meals pun dilengkapi dengan alat perlindungan diri untuk menjamin kebersihan makanan dan minuman yang dipesan hingga disuguhkan di hadapan tamu,” tambah Vera.
Hidangan hangat favorit dengan citarasa khas ASEAN yang dapat dipesan, yakni Nasi Lemak Pak Nasser, Nasi Ayam Paman Chin, Nasi Padang Uda Rahman, Nasi Kuning Manado, Nasi Ayam Teriyaki, Ayam Kung Pao dengan Nasi, dan Semur Sayuran dengan Nasi Jamur mulai dari Rp36.900. Paket kombo makanan dan minuman ringan juga masih tersedia dengan harga terjangkau sebagai alternatif para tamu. (sep/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kondisi-bandara-kualanamu-terbaru.jpg)