Breaking News:

Pastikan Kesehatan Para Tahanan, Kejari Karo Rapid Test Tahanan Sebelum Dikirim ke Rutan

Langkah ini merupakan untuk memastikan kesehatan para tahanan yang akan dititipkan ke tempat yang baru, dalam keadaan sehat.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/M NASRUL
PROSES rapid test tahanan tahap II yang akan dikirim ke Rutan Kelas II B Kabanjahe, di Polres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (24/6/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, KABANJAHE - Sebelum mengirimkan para tahanan yang dititipkan di sel tahanan Mapolres Tanah Karo ke Rutan Kelas II B Kabanjahe, Kejaksaan Negeri Karo terlebih dahulu melakukan rapid test para tahanan.

Langkah ini merupakan untuk memastikan kesehatan para tahanan yang akan dititipkan ke tempat yang baru, dalam keadaan sehat. 

Berdasarkan keterangan dari Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Karo Firmansyah Siregar, kali ini sebanyak 20 tahanan yang dilakukan pemeriksaan kesalahan.

Dari seluruh tahanan berkas perkaranya sudah lengkap atau tahap dua.

"Jadi sesuai dengan arahan dari pimpinan dan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM), bagi tahanan yang akan dikirim ke Rutan harus dicek dulu kesehatannya. Makanya hari ini, kita lakukan rapid tes tahan yang masuk tahap II sebelum kita kirim ke Rutan," ujar Firmansyah, di Mapolres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Rabu (24/6/2020).

Tahanan Kasus Jambret Menikah di Polsek Helvetia, Kapolsek Jadi Saksi

Dirinya menyebutkan, selain untuk memastikan kondisi tahanan yang akan dikirimkan dalam kondisi sehat, ini juga langkah Kejari dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Seperti diketahui, Rutan merupakan tempat berkumpulnya orang banyak, dan pandemi ini penyebarannya cukup cepat.

"Jadi, jika ada satu saja tahanan yang terindikasi terkena Covid-19, maka bisa jadi ratusan orang yang berada didalam terjangkit juga. Inilah cara pencegahan kita," ucapnya.

Dirinya menjelaskan, pengiriman tahanan ini ke Rutan selain karena memang sudah masuk tahap dua, kondisi di sel tahanan Polres Tanah Karo juga sudah hampir penuh.

Firmansyah mengatakan, dari seluruh tahanan yang dilakukan rapid test semuanya menunjukkan hasil non reaktif.

"Dari semua tahanan yang kita lakukan pemeriksaan, seluruhnya hasilnya non reaktif. Langkah ini juga akan kita lakukan secara bertahap, untuk memastikan semua tahanan aman," ucapnya.

Oknum Polisi Diamankan Usai Selundupkan Sabu ke Tahanan di RTP Polrestabes Medan

Di lokasi terpisah, Kepala Rutan Kelas II B Kabanjahe Sangapta Surbakti, mengatakan pemeriksaan Rapid Tes ini sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19. Dan nantinya seluruh tahanan baru yang masuk akan dimasukkan kedalam ruang isolasi selama 14 hari, sebelum digabung dengan tahanan lain.

"Yang kita terima pada tahap pertama ini ada 20 tahanan hakim yang masih dalam proses persidangan dan ada yang sudah inkrah. Nantinya setelah di Rutan, kita masukkan ke ruang isolasi lagi selama 14 hari," katanya.

Dirinya juga menjelaskan keterbatasan ruang didalam Rutan, sehingga dilakukan secara bertahap untuk tahanan selanjutnya. Dari informasi yang didapat, ada sekitar 180 tahanan lagi yang akan dikirim, secara bertahap.

"Untuk antisipasi, kita juga sudah sediakan satu ruangan khusus yang bisa menampung 20 tahanan," pungkasnya.(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved