Breaking News:

Dukung Eksistensi Seniman Lokal Lewat Kreasi Konten Digital, Anak Muda Medan Ini Buat Kejut Project

Brebes mengatakan bahwa meskipun konten Kejut Project tersebut awalnya iseng, tetapi respon para seniman sangat baik.

TRIBUN MEDAN/HO
ORANG-orang yang ada di balik Kejut Project ketika ditemui di Chirurgie Cafe and Books beberapa waktu lalu. Kejut Project merupakan agensi audio visual yang memiliki konten nonprofit untuk mengangkat eksistensi musisi dan seniman visual Medan. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Berlatar belakang sebuah agensi yang menawarkan jasa audio visual, desain grafis, dan instalasi seni, Kejut Project juga memiliki konten kolektif yang bertujuan untuk mendukung eksistensi seniman lokal.

Konten tersebut yakni Musik Akhir Pekan, Vakansi (Visual Art Kampung Sini), dan Kejut Podcast.

"Kalau ditanya Kejut Project ini apa, sebenarnya kita ini sebuah agensi yang menawarkan jasa di bidang audio visual, desain grafis, dan instalasi seni. Nah karena kebetulan kami juga punya kawan-kawan yang bergerak di skena musik dan juga seni visual, jadi punya ide untuk buat konten yang sifatnya kolektif, non profit, tujuannya untuk mengangkat seniman lokal," ujar Brebes, perwakilan Kejut Project kepada Tri bun Medan Sabtu (27/6/2020).

Berisi empat orang anak muda yang menyukai bidang desain grafis dan multimedia, Kejut Project menjadi gambaran menarik yang mengkolaborasikan kreativitas dan niat baik.

Terbentuk Juni 2019, Brebes mengatakan bahwa meskipun konten Kejut Project tersebut awalnya iseng, tetapi respon para seniman sangat baik.

Mereka merasa senang ada yang mendokumentasikan profil dan karyanya.

Hilangkan Stres di Masa Pandemi, Seniman Medan Ini Bagikan Tips Menggambar Mandala

Hal tersebut membuat Kejut Project semakin ingin mengembangkan konten digital yang mereka buat.

Sejauh ini, untuk konten Musik Akhir Pekan sudah ada sebanyak lima musisi lokal yang mereka ulik profil dan karyanya melalui medium audio visual.

"Sebenanrnya awalnya kan ya iseng aja, bikin konten yang tujuannya mengangkat seniman-seniman lokal. Tapi melihat respon yang sangat bagus dari senimannya itu membuat kita semakin semangat untuk terus melanjutkan kontennya," katanya.

"Karena kebanyakan orang pasti berpikir kalau seniman-seniman lokal itu bisa maju kalau pindah ke Jawa. Jadi kita pengin nunjukkan kalau seniman-seniman kita juga bisa dikenal di sana melalui konten-konten yang kita buat," lanjut Brebes.

Halaman
12
Penulis: Rechtin Hani Ritonga
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved