Geliat Wisata Sumut Jelang New Normal

Taman Wisata Danau Siombak Mulai Dipadati Pengunjung, Pengelola Terapkan Protokol Kesehatan

Seratusan warga tampak asyik menikmati pemandangan danau dan bersantai bersama keluarga di Taman Wisata Danau Siombak,

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com/Kartika Sari
Pengunjung saat menikmati suasana di Taman Wisata Danau Siombak, Jalan Pasar Nippon Ujung, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Medan, Minggu (28/7/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Seratusan warga tampak asyik menikmati pemandangan danau dan bersantai bersama keluarga di Taman Wisata Danau Siombak, Jalan Pasar Nippon Ujung, Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Medan, Minggu (28/7/2020).

Pembukaan Taman Wisata Danau Siombak ini baru saja dibuka kembali untuk umum setelah 4 bulan harus menutup tempat wisata yang terkenal dengan wisata mangrove ini.

Pengelola Taman Wisata Danau Siombak, Erlianto mengungkapkan bahwa danau ini dibuka kembali setelah beberapa kali diterpa musibah, mulai pembuangan babi hingga wabah corona yang menyebabkan wisata ini ditutup sementara.

"Danau Siombak ini bolak-balik ditimpa musibah. Tahun lalu merebak pembuangan babi dan selesai di bulan November. Kemudian di Februari 2020, kita ditimpa lagi musibah corona. Tapi alhamdulillah kita saat ini sudah mulai pelan-pelan buka usaha ini," ungkap Erlianto.

Dalam pembukaan kembali tempat wisata di tengah pandemi, Erlianto menegaskan bahwa tempat wisata yang dikelolanya tetap mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk protokoler kesehatan kita tetap jaga dengan lakukan disinfektan, kita juga sediakan hand sanitizer di setiap titik. Pagi hari tadi kita lakukan penyemprotan disinfektan. Jadi kita lakukan seminggu dua kali untuk di hari Sabtu dan Minggu," kata Erlianto.

Taman Wisata Danau Siombak tampak ramai mulai siang hingga jelang sore hari. Diantaranya ada Andini, warga Tanjung Morawa yang membawa keluarganya bersantai di tepi danau.

"Senang akhirnya bisa wisata lagi. Apalagi di Danau Siombak ini sejuk banyak pepohonan dan sambil menikmati danau juga. Kalau rasa was-was tetap dijaga ya. Kita selalu bawa masker dan hand sanitizer juga. Kita lihat disini juga disediakan wastafel. Aman lah ya kita harapkan," ujar Andini.

Senada dengan Andini, Eva Sinaga, warga Medan ini juga turut menikmati suasana di sekitaran Danau bersama suami. Ia menuturkan bahwa wisata ini sebagai pengobat rindu setelah berbulan-bulan berada di rumah.

"Wah sudah rindu sekali rasanya wisata seperti ini ya. Sudah rindu hirup udara segar makanya kita pilih kesini. Kalau ke Mall kan udaranya tidak bertukar, kalau disini segar. Enak rasanya, sekalian ajak anak-anak lihat ikan di danau juga. Kita berharap semoga segera pulih lagi ya," harap Eva.

Telah menetapkan protokol kesehatan, Erlianto mengimbau agar warga tidak takut untuk datang ke tempat wisata yang memiliki ciri khas wisata mangrove ini.

"Kami selaku pengelola taman wisata Danau Siombak telah menyediakan hand sanitizer di beberapa titik. Bagi pengunjung kita harap jangan khawatir karena kita sudah menetapkan protokol kesehatan sesuai anjuran gugus tugas," pungkas Erlianto.

(cr13/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved