Breaking News:

Dihajar 50-an Orang, Pencuri di Stabat Tewas di Rumah Sakit

Aksi pelaku pencurian spesialis bongkar rumah, Sopian Rangkuti alias Belong (43), berakhir tragis.

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Juang Naibaho
HO
Pelaku pencurian dirawat medis setelah dihakimi warga Jalan Damai Lingkungan VII Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Minggu (28/6/2020). Nyawa pelaku tak tertolong lagi. 

TRI BUN-MEDAN.com, BINJAI - Aksi pelaku pencurian spesialis bongkar rumah, Sopian Rangkuti alias Belong (43), berakhir tragis.

Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Putri Bidadari, nyawa warga Gang Armenia Desa Sei Bilah Kecamatan Brandan, Kabupaten Langkat, ini tidak tertolong lagi setelah babak belur dihajar massa.

"Iya semalam dapat kabar, gak tertolong nyawanya. Semalam sore sudah meninggal dunia. Jenazahnya juga sudah dikebumikan," kata Kasubbag Humas Polres Langkat, AKP Rohmat, Senin (29/6/2020).

BREAKING NEWS: Disebut Covid-19, 11 Warga Gugat Gugus Tugas Pematangsiantar ke Pengadilan

Gara-gara Utang, Pemuda Ini Nekat Lempar Bom Molotov ke Rumah Tentara, Polisi Kini Buru Otak Pelaku

Sopian melakukan aksi pencurian di rumah seorang warga Jalan Damai Lingkungan VII Kelurahan Perdamaian Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Minggu (28/6/2020) dini hari.

Ia menyelinap ke dalam rumah korban Suyono (35) warga Jalan Damai Lingkungan VII, pada Minggu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Saat bersamaan, Suyanto terbangun hendak buang air kecil.

Ia pun terkejut melihat ada seorang laki-laki yang tidak dikenal sedang mengambil HP di ruang tamu rumahnya.

Korban langsung mengejar pelaku sambil berteriak.

Pelaku kemudian berupaya kabur melalui pintu depan rumah.

Ia masuk ke dalam kolam untuk sembunyi, namun jejaknya ketahuan warga lain yang mendengar teriakan korban.

Ketika hendak diamankan, pelaku langsung keluar dari dalam kolam sambil menghunus pisau.

Ia mencoba menusuk Suyanto, namun berhasil ditangkis.

Pisau tersebut malah melukai jari tengah dan jari manis tangan kiri pelaku.

TERKINI Sudah Tembus Seribu Orang Pasien Aktif Positif Covid-19 di Sumut

BREAKING NEWS: Cek ppdb.sumutprov.go.id, Pengumuman Seleksi PPDB untuk SMAN dan SMKN Tahap II

Mendengar keributan, warga lain sontak keluar rumah.

Massa yang berjumlah kurang lebih 50 orang langsung menghakimi pelaku.

Ketika petugas dari Polsek Stabat datang ke lokasi, kondisi pelaku sudah babak belur.

"Korban sudah membuat laporan ke Polsek Stabat untuk proses hukum selanjutnya. Sedangkan pelaku dibawa ke RS Putri Bidadari mendapatkan perawatan medis," kata Kapolsek Stabat, AKP Meritaken Surbakti.

"Pelaku ditahan dengan barang bukti empat Handphone masing-masing satu merk Lenovo, satu merk Samsung, satu merk Xiomi, satu merk Maxtron. Dan juga sebilah pisau bergagang plastik, serta tas berisikan linggis, kunci inggris, tang dan gunting," pungkasnya.

(Dyk/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved