Update Ricuh di Madina Sumut

VIDEO Kepala Desa Mompang Julu Akhirnya Mengundurkan Diri, Buat Surat Pernyataan Pakai Materai 6000

Aksi unjuk rasa warga Desa Mompang Julu mereda setelah Kepala desa membuat surat pernyataan pengunduran dirinya.

VIDEO Kepala Desa Mompang Julu Akhirnya Mengundurkan Diri, Buat Surat Pernyataan Pakai Materai 6000

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Warga Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pada Senin (29/6/2020) pagi hingga Selasa (30/6/2020) dinihari melakukan aksi unjukrasa dengan blokade jalan lintas Sumatera (Jalinsum).  

Aksi masyarakat setempat ini merupakan bentuk protes terhadap dugaan ketidak transparan pembagian bantuan langsung tunai (BLT) bersumber dari dana desa (DD).

Protes warga pun berlanjut hingga meminta pengunduran diri kepala desa.

Alhasil, warga Desa Mompang Julu, memblokir jalan lintas Sumatera (Jalinsum) dengan membakar ban bekas.

Tidak hanya itu, informasi yang berhasil didapat Tri bun Medan pada Senin malam, aksi protes warga berujung pembakaran dua unit mobil dan satu unit sepeda motor.

Di mana satu di antaranya merupakan mobil milik Wakapolres Madina.

Terkait kabar tersebut, Kapolres Madina AKBP Horas Silalahi yang dihubungi Tri bun Medan melalui WhatsApp mengatakan bahwa membenarkan terjadi pembakaran mobil dan sepeda motor.

"Mobil yang terbakar milik Wakapolres dan mobil sedan milik sipil, serta ada satu unit sepeda motor," ungkapnya.

AKBP Horas Silalahi menuturkan dugaan permasalahan yang terjadi di duga terkait tuntutan kades untuk mundur.

Halaman
1234
Penulis: Muhammad Fadli Taradifa
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved