Breaking News:

Kagumi Potensi Alam Sidikalang, Camat Dorong Petani Terapkan Jurus Digital Raup Untung Lebih Besar

Kecamatan kini tengah gencar mendorong petani di Sidikalang, dengan menggandeng pemerintah desa, untuk menerapkan budidaya hortikultura berkualitas.

TRIBUN MEDAN/DOHU LASE
CAMAT Sidikalang, Robot Simanullang berdiri di tengah lahan pertanian ubi rambat di Desa Kalang Simbara, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Rabu (1/7/2020). 

TRI BUN-MEDAN.COM, DAIRI - Camat Sidikalang - Kabupaten Dairi, Robot Simanullang, mengaku kagum terhadap potensi alam dan pertanian di wilayah pemerintahannya. Sayangnya, taraf kesejahteraan petani Sidikalang terbilang masih rendah.

Menurutnya, hal itu lantaran petani Sidikalang belum menemukan teknik bertani modern dan lapangan pasar yang tepat.

"Petani di sini masih tradisional dan menjual hasil taninya ke pengepul atau langsung ke pasar. Jadinya, mereka bergantung terhadap kondisi harga pasar dan pasrah terhadap harga pengepul. Alhasil, petani cuma mau menanam yang harganya lagi tinggi. Ketika harga jatuh, langsung ditebang, ganti menanam komoditas lain," beber Robot saat berbincang dengan Tribun Medan di tengah lahan pertanian Desa Kalang Simbara, Sidikalang, Rabu (1/7/2020) sore.

Ia menyebut, pihaknya kini tengah gencar mendorong petani di Sidikalang, dengan menggandeng pemerintah desa, untuk menerapkan budidaya hortikultura yang berkualitas tinggi (premium).

Selanjutnya, BUMDes berafiliasi dengan pelaku usaha bisnis jual-beli komoditas hortikultura, yang berbasis daring (online), untuk memasarkan.

"Kini banyak start-up yang bergerak di bisnis sayur-mayur dan buah-buahan. Namun, yang mereka jual hanya yang berkualitas premium," ujarnya

Dairi Belum New Normal dan Masih Zona Kuning, Semua Objek Wisata Belum Boleh Buka

Ia mengatakan, pada era digital saat ini, transaksi konvensional mulai ditinggalkan. Pasca-adanya pembatasan pergerakan guna mencegah penyebaran Covid-19, makin banyak masyarakat beralih ke metode belanja secara daring.

Warga bisa berbelanja sayuran dan buah segar bermutu tinggi dari rumah saja. Untuk itu, Robot berharap para petani dan pemerintah desa di Sidikalang dapat segera merespons ide ini, sebelum keburu ketinggalan dengan daerah lain.

Apalagi, lanjut Robot, diketahui ada satu perusahaan start-up yang akan buka cabang di ibu kota Sumut dan siap menampung pasokan sayur-sayuran dan buah-buahan segar dari petani.

BREAKING NEWS: Lokasi Hiburan Malam di Sidikalang Dairi Buka, Dikira Sudah New Normal

"Selama ini, petani terima saja harga dari pengepul. Mereka sulit bernegosiasi. Kita kini mengarahkan para petani di Sidikalang untuk beralih menjadi petani modern, yang menghasilkan sayuran dan buah bermutu tinggi dan memanfaatkan online-marketplace sebagai wadah pemasaran. Harga jual jelas lebih tinggi dari pada pengepul," ungkapnya.

Dalam rangka menyukseskan 'misi' ini, imbuh Robot, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan akan membantu para petani membudidaya tanaman hortikultura yang baik sesuai kebutuhan pasar. (cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved