Breaking News:

Ulang Tahun Kota Medan ke-430, Begini Tanggapan Akhyar dan Ketua DPRD Medan

Pemko Medan saat ini tengah melakukan skrining massal bagi masyarakat yang diduga memiliki potensi tertular atau menularkan.

TRIBUN MEDAN/GITA
PLT Wali Kota Medan, Akhyar Nasution. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Memperingati hari jadi kota Medan ke-430, Plt Wali Kota Medan, Akhyar Nasution mengaku saat ini Pemko Medan tengah fokus menekan angka penularan Covid-19. 

"Ulang tahun kota Medan kali ini kita sedang dilanda pandemi Covid-19, kita fokus penanganan Covid-19 terkait memutus rantai penyebarannya, mengobati yang sakit, dan mengatasi dampak-dampak dari Covid-19 ini. Seperti dampak ekonomi, dampak sosial dampak budaya, dan dampak psikologis. kami Pemko Medan mengajak seluruh komponen dan elemen kota Medan bersama-sama bekerja saling membahu-membahu bergotong-royong, mengatasi hal ini bersama-sama," katanya.

Sebagai upaya menekan angka penularan Covid-19, Akhyar mengatakan Pemko Medan saat ini tengah melakukan skrining massal bagi masyarakat yang diduga memiliki potensi tertular atau menularkan. 

"Sehingga dengan cepatnya dilakukan skrining ini, kita isolasi kita obati, karena saat ini di Kota Medan banyak orang yang OTG yang mengakibatkan dia menularkan ke banyak orang. Pemko Medan sedang mempersiapkan Rumah Sakit Pirgadi untuk menanganinya," katanya.

Terjadi Penurunan Harga Komoditas di Juni 2020, Kota Medan Deflasi 0,09 Persen

Akhyar mengatakan, jumlah warga Kota Medan yang positif Covid-19 terus meningkat, kini memasuki angka ribuan orang. Dari jumlah tersebut, katanya berdampak besar terhadap pengeluaran dan pendapatan Pemko, meski demikian Akhyar mengaku akan transpanran dalam penggunaan anggaran.

”Anggarannya telah kami persiapkan dan kami akan selalu terbuka terkait penanganan Covid-19, termasuk penggunaan anggarannya. Tidak ada yang ditutupi, ini amanah dan tanggung jawab bersama. Kita berharap pandemi Covid-19 segera berakhir di Kota Medan, serta seluruh masyarakatnya senantiasa sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Dengan kebersamaan dan semangat yang tinggi, mari kita hadapi pandemi Covid-19 dengan senantiasa mengikuti protokol kesehatan,” ungkapnya

Selain itu kata Akhyar Pemko Medan juga telah membuat perwal yang saat ini tengah disinkronisasikan dengan pemerintahan provinsi yaitu Perwal Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).

“Kita saat ini giat mengubah kultur masyarakat agar dapat beradaptasi dengan keadaan normal baru yang sebentar lagi akan kita masuki secara serentak se-Sumut. Dengan menyiapkan Perwal yang mengatur tentang Pedoman Adaptasi kebiasaan Baru, sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitas di tengah pandemi Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan,” ucapnya.

Akhyar Tiba-tiba Minta Maaf Saat Rapat Paripurna Jelang HUT Kota Medan, Ternyata Ini Penyebabnya?

Sementara itu, sebelumnya dalam rapat paripurna istimewa hari jadi kota Medan, Ketua DPRD Medan Hasyim mengaku prihatin dengan kondisi masyarakat kota Medan saat ini.

"Kita sangat prihatin atas perekonomian masyarakat yang terpuruk akibat dampak Covid 19. Sehingga memicu tingginya tingkat pengangguran dan kriminalitas di Kota Medan,” katanya

Ia mengatakan di umur kota Medan ke-430 ini, warga Medan masih menghadapi masalah klasik seperti banjir, sampah dan kriminalitas.

"Menurut data sensus penduduk BPS Kota Medan tahun 2018, Kota Medan berpenduduk lebih kurang 2,26 juta jiwa dan menghadapi berbagai permasalahan. Di antaranya, masalah drainase yang buruk dan berakibat banjir, sampah yang menumpuk karena perilaku masyarakat yang kurang menyadari pentingnya hidup bersih dan sehat serta lambannya petugas kebersihan dalam menanganinya plus penerangan lampu jalan yang masih minim. Medan menjadi gelap gulita di malam hari dan menyebabkan rawannya tindak kejahatan, kriminalitas, dan perbuatan asusila,” katanya.

TRIBUN-MEDAN-WIKI: Mengenal Kota Medan, Ibu Kota Keresidenan Sumatera Timur di Masa Kolonial Belanda

Akhyar berharap semua pihak dapat bekerja maksimal menekan angka pertumbuhan Covid-19 di Medan.

Hari jadi kota Medan ini, kata Hasyim harusnya menjadi media introspeksi diri agar masalah klasik serta permasalahan seputar Covid-19 dapat segera diselesaikan.

“Semua pihak harus ikut mengawasi dan ikut membantu kinerja Gugus Tugas Covid 19. Sehingga penanganan dan pencegahan virus corona di Kota Medan dapat diatasi secepatnya. Mari kita jadikan momentum peringatan Hari Jadi Kota Medan ini sebagai media introspeksi dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa sembari berdoa. Kiranya wabah Covid-19 ini segera berkahir dan situasi menjadi lebih baik seperti semula,” kata Hasyim.(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved