Breaking News:

Pemkab Taput Sudah Tetapkan Protokol Acara Adat/Pesta, jika Dilanggar Akan Dibubarkan

Bupati Nikson menyampaikan Forkopimda Taput telah menetapkan sejumlah aturan terkait acara adat atau pesta di wilayah Taput.

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/Ist
Forkopimda Taput ketika menetapkan suatu Penerapan Protokol Acara Adat/Pesta di Era Menuju Tatanan Hidup Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 di Kabupaten Tapanuli Utara. 

Ia menyebutkan, pemilik gedung wajib menyediakan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh atau thermogun dan petugasnya.

Begitu juga menyediakan hand sanitizer dan tempat kado pemberian yang sudah ditentukan, seperti itu juga mengadakan acara adat di dalam rumah.

Di acara pesta agar diatur jarak minimal 1 meter dengan tanda batas jarak yang sudah ditentukan baik menggunakan kursi maupun dengan menggunakan tikar.

Penyemprotan desinfektan wajib dilakukan di dalam dan di luar ruangan sebelum dan sesudah pelaksanaan pesta.

Acara adat pesta pernikahan maksimum 30% dari kapasitas tempat, begitu juga dengan makanan umum disediakan dalam bentuk nasi kotak atau nasi bungkus dan pemberian kado berbentuk lainnya atau tumpah sudah ditentukan wadahnya dan tanpa bersalaman atau kontak fisik.

Apabila ketentuan tersebut tidak dipatuhi maka tim keamanan gugus tugas penanganan covid berhak membubarkan acara.

“Polres Tapanuli Utara siap membantu dalam hal pengamanan seluruh kegiatan ini. Saya tegaskan juga agar Forkopimca di setiap kecamatan melakukan koordinasi dan kerja sama yang baik agar seluruh kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan masa pandemi covid-19," ujar Wakapolres.

(Jun-tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved