Breaking News:

Polisi Polres Simalungun Tangkap Petugas Jaga Malam, Diduga Pengedar Sabu

Terhadap pelaku yang belakangan bernama Suferi, dilakukan penggeledahan di sekitar TKP dan ditemukan di tanah dekatnya berdiri.

TRIBUN MEDAN/HO
SUFERI, seorang penjaga malam diamankan terkait peredaran narkotika jenis sabu. 

TRI BUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Personel kepolisian dari Sat Narkoba Polres Simalungun menangkap petugas jaga malam terkait peredaran narkotika jenis sabu di sebuah bengkel tambal ban yang berlokasi di Jalan Besar Perdagangan-Limapuluh, Kecamatan Bandar, Kab. Simalungun.

Diterangkan Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim Sembiring, Sabtu (4/7/2020) sore. Ia menyampaikan, penangkapan terhadap tersangka bernama Suferi ini dilakukan pada Kamis (2/4/2020) malam.

"Kasat Narkoba dan Tim kepolisian Sat Res Narkoba berangkat ke lokasi yang dituju sekira pukul 18.00 WIB usai mendapat informasi dari masyarakat yang layak dipercaya. Team Opsnal berhasil mengamankan seorang laki-laki yang gerak geriknya mencurigakan," ujar Lukman.

Jual Sabu Kepada Polisi, Dua Pria Dijebloskan ke Balik Jeruji Besi Mapolres Tanjungbalai

Terhadap pelaku yang belakangan bernama Suferi, dilakukan penggeledahan di sekitar TKP dan ditemukan di tanah dekatnya berdiri.

Di sini ada satu bungkus plastik klip transparan ukuran kecil yang berisi diduga sabu-sabu.

"Satu kotak rokok juga ditemukan di tempat duduknya, yang berisi sembilan plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu," ujarnya.

Berangkat dari penemuan ini, petugas kemudian membawa tersangka Suferi ke kediamannya, yang mana dari sini, ditemukan kembali tiga tiga bungkus plastik klip transparan yang berisi sabu.

Tak Mau Tertangkap Sendiri, Awi Sebut Sabu Miliknya Diperoleh dari Rasyid

Diterangkan Lukman, saat petugas melakukan interogasi terhadap tersangka, tersangka mengakui bahwa diduga narkotika tersebut adalah miliknya yang ia peroleh dari seseorang berinisial PI yang berada di sekitar Kecamatan Gambus, Kabupaten Batubara.

Hingga saat ini, polisi masih berupaya mengembangkan kasus peredaran narkotika yang disebut melibatkan PI.

Lantaran yang bersangkutan belum berhasil ditemukan, petugas sampai saat ini masih melakukan pengejaran terhadap PI, guna mengungkap jaringan narkotika di wilayah Kabupaten Simalungun.

"Selanjutnya untuk tersangka Suferi dan barang bukti dibawa ke mako Sat Res Narkoba Polres Simalungun guna dilakukan proses lebih lanjut," ujar Lukman, dengan keterangan narkotika dalam perkaran mencapai 9,20 gram.(mag/tri bun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved