Breaking News:

Mengemudi Kesetanan hingga Dihentikan Polisi, ternyata Pria Ini Dipatuk Ular Berbisa di Jok Mobilnya

Namun polisi sangat terkejut setelah mengetahui apa yang membuat sang pria ini ngebut dengan kecepatan di 123 km/jam sebelum dihentikan polisi.

Editor: Tariden Turnip
facebook
Mengemudi Kesetanan hingga Dihentikan Polisi, ternyata Pria Ini Dipatuk Ular Berbisa di Jok Mobilnya. Pengemudi pikap dihentikan akibat melaju hingga 123 km/jam 

SEORANG pria Australia berusia 27 tahun ngebut seperti dikejar setan mengemudikan mobil pikapnya hingga dihentikan polisi.

Namun polisi sangat terkejut setelah mengetahui apa yang membuat sang pria ini ngebut dengan kecepatan di 123 km/jam sebelum dihentikan polisi.

Ternyata pria itu memacu kendaraannya selaju mungkin agar bisa tiba di rumah sakit.

Menurut video yang dirilis oleh Kepolisian Queensland, pria itu dipatuk satu ular paling mematikan di dunia, ular coklat timur (Eastern Brown Snake atau Pseudonaja textilis).

Ular coklat timur adalah ular sangat berbisa yang bertanggung jawab atas sebagian besar kematian gigitan ular di Australia.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh kepolisian, pria yang mengaku Jimmy mengaku mengemudi dengan kecepatan di atas 100 km per jam karena digigit ular.

"Saya mengemudi di 100 (km/jam), dan saya baru saja mulai mengerem.

Dan semakin saya menggerakkan kaki saya ... itu mulai menyerang saya.  Kepalanya baru saja mulai menyentuh kursi (kursi pengemudi), antara kakiku.''

Ular coklat timur
Ular coklat timur (facebook)

Jimmy mengaku menggunakan sabuk pengaman dan pisau kerja yang dia miliki untuk melawan ular itu.

Tetapi ketika dia menyadari bahwa ular itu mungkin telah menggigitnya, Jimmy tidak punya pilihan lain selain membunuh ular itu dan melaju secepat mungkin ke rumah sakit.

INI VIDEONYA:

Sebelumnya seorang perempuan Australia menemukan seekor ular coklat timur di kotak makan milik anaknya.

Menurut pawang reptil, Rolly Burrell, anak ular itu ditemukan di tutup kotak makan ketika perempuan asal Adelaide itu menyiapkan bekal sekolah anaknya.

Setelah perempuan itu meneleponnya, Burrell memintanya untuk menutup kotak makan tersebut dan membawanya keluar.

Ia mengidentifikasi ular itu merupakan eastern brown atau ular timur cokelat, yang merupakan salah satu ular berbisa paling mematikan di dunia.

Burrell mengatakan, ia berhasil melepaskan ular itu dengan mulus.

Meski masih kecil, pawang ular tersebut mengatakan bahwa anak ular itu memiliki bisa mematikan.

"Sungguh beruntung bahwa ia menemukan ular tersebut...anak-anak tak akan merasakan gigitan yang sangat kecil," ujar Burrell seperti dikutip dari BBC, Selasa (27/2/2018).

Burell menduga, ular itu akan bergerak menuju dapur karena itu merupakan salah satu tempat tergelap di rumah.

Eastern brown snake merupakan spesies yang dapat ditemukan di pesisir dan pedalaman Australia.

Eastern Brown Snake atau ular coklat dari timur berwarna coklat kehitaman.

Panjangnya bisa mencapai 2,2 meter. Jika terancam dia akan menegakkan badannya seperti kobra dan membentuk huruf 'S'.

Racun yang dimlikinya sangat mematikan.

Ular ini sebisa mungkin akan menjauh dari pemukiman manusia.

Dia hanya menggigit jika sangat terpaksa.

Makanannya sehari-hari tikus dan mamalia kecil lain.

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved