Breaking News:

DPRD Minta Pemko Medan Peduli Orang Gangguan Jiwa Tak Punya NIK, Akhyar:Tidak Bisa Asal-asalan

Setiap hari ada saja "Mr X" yang dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa baik dari aparat kepolisian ataupun aparat desa serta dari Dinas Sosial.

TRIBUN MEDAN/HO
ANGGOTA DPRD Dapil Sumut 2 bertemu Plt Wali Kota Medan di ruang Khusus Wali Kota Medan, Kamis (9/7/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan (Dapil) Sumut 2, meminta Pemko Medan agar peduli Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang hingga saat ini belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Benny Harianto Sihotang dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) meminta perhatian dari Wali Kota Medan agar para warga yang mengalami gangguan jiwa yang tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk segera dibuat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan.

Sehingga warga tersebut dapat segera mengurus BPJS, agar dapat memudahkan dari segi biaya perawatan di Rumah Sakit Jiwa.

"Setiap hari ada saja "Mr X" yang dimasukkan ke Rumah Sakit Jiwa baik dari aparat kepolisian ataupun aparat desa serta dari Dinas Sosial. Namun terjadi kendala karena tidak bisa di cover oleh BPJS sebab tidak memiliki NIK. Maka dari itu, untuk mempermudah teman-teman yang ada di Rumah Sakit Jiwa agar dapat bekerjasama dengan Disdukcapil untuk menerbitkan NIK mereka sehingga kartu BPJS dapat diterbitkan," katanya saat Kunjungan bersama anggota DPRD lainnya di ruang Khusus Wali Kota Medan, Kamis (9/7/2020).

Baku Hantam hingga Bergulat dengan ODGJ, 2 Polisi di Aceh Ditangkap dan Ditahan

Selain itu kata Benny, pihaknya siap mendukung program Pemko Medan diantaranya terkait dengan adanya pembangunan yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumut Tahun 2018 yang berada di Jalan Setia Budi, dan jalan lainnya yang menyebabkan jalan tersebut berlobang.

Namun, dikarenakan jalan tersebut bukan jalan milik Kota Medan melainkan jalan Provsu maka Pemko Medan tidak dapat menggelontorkan anggaran untuk memperbaikinya.

"Masyarakat tidak tahu ini jalan siapa dan punya siapa, masyarakat menganggap semua punya Kota Medan saja. Maka dari itu kami berharap bisa menjalankan tugas sesuai dengan fungsi kami di DPRD Dapil Sumut 2 dan kemudian dapat disampaikan kepada kami. Sehingga di Tahun 2021 dapat diperjuangkan untuk APBD Kota Medan," kata Benny.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Akhyar Nasution menyampaikan apresiasi atas perhatian Anggota DPRD Dapil Sumut 2 untuk permasalahan jalan milik Provinsi Sumut yang rusak.

"Karena masyarakat tidak memahami bahwa sebenarnya jalan itu terbagi atas 3 status yakni nasional, provinsi dan kota. Jalan yang rusak tersebut berada di inti kota dan pemukiman padat," katanya.

Sedangkan terkait masalah warga yang berada di Rumah Sakit Jiwa yang belum memiliki NIK, tambah Akhyar, warga tersebut harus memiliki asal usul yang jelas sebab, ini masalah administrasi dan menyangkut masalah hukum.

Mengamuk di Kantor Disdukcapil hingga Lempar Kursi dan Pot, Guru SMP PNS Ini Diberhentikan

"Administrasi ini menyangkut masalah hukum, jadi harus jelas asal usul warga tersebut. Kita harus tahu lahir di mana dan siapa orangtuanya atau keluarganya. Kalau dia pindah ada surat pindahnya jadi Disdukcapil bisa mengurusnya, tidak bisa asal-asalan" katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Akhyar juga mengatakan Pemko Medan telah mendata permasalahan banjir yang ada di Kota Medan yang berada di antara Sungai Deli dan Sungai Sei Sikambing. Pekerjaan normalisasi sungai katanya tidak semudah seperti mendiskusikannya, butuh waktu jangka panjang untuk pengerjaannya dan juga melibatkan banyak pihak yang harus fokus hanya dibidang tersebut.

"Perlu dibentuk tim terpadu atau Satuan Kerja (Satker) yang dikomandoi dan diberikan kewenang yang sama kuat. Diawali dengan pemetaan untuk warga yang tinggal dibantara sungai tersebut harus dipindahkan terlebih dahulu dan belum tentu warga tersebut mau untuk dipindahkan, itu problem yang sedang dihadapi. Mudah-mudahan dengan kesiapan para anggota DPRD Dapil Sumut 2 dapat membantu kami sehingga lebih kuat lagi untuk mengatasi persoalan ini," ucap Akhyar.(cr21/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved