Breaking News:

Update Covid19 Sumut 9 Juli 2020

Pasien Positif Covid tak Harus Dirawat Langsung di Rumah Sakit, Ini Syarat dan Kriterianya

Kapasitas rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19 untuk menampung warga Kota Medan yang positif juga terus berkurang.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
JURU Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan, dr Mardohar Tambunan. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kota Medan, dr Mardohar Tambunan menyebutkan jumlah pasien positif terjangkit virus Corona masih belum menunjukkan penurunan.

Kapasitas rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid-19 untuk menampung warga Kota Medan yang positif juga terus berkurang.

Karena itu GTPP covid kota Medan sejak jauh-jauh hari tepatnya bulan Mei lalu telah menyiapkan Gedung Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK).

Gedung P4TK Jadi Tempat Isolasi Mandiri, 30 Warga Medan Berstatus OTG Tunggu Hasil Swab

Gedung berkapasitas sekitar 230 kamar yang beralamat di Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Helvetia tersebut kini dijadikan sebagai tempat isloasi mendiri para pasien berstatus OTG maupun positif dengan gejala minimal. Gedung ini juga dialih fungsikan untuk mengantisipasi jika sampai terjadi ledakan pasien Covid.

"Di gedung P4TK hingga saat ini belum ada kekurangan. Masih memenuhi," ujarnya, Kamis (9/7/2020).

Dr Mardohar menjelaskan dalam menempatkan pasien di gedung P4TK, pihaknya sudah membuat kriteria-kriteria.

Dia mencontohkan bagi para pasien yang hasil rapidnya positif dan menunggu hasil swab bisa saja ditempatkan di gedung P4TK, namun dengan catatan warga Medan tersebut kondisi tempat tinggalnya tidak memadai untuk melakukan isolasi.

"Kalau di Rumah Sakit mungkin kita takut full. Karena sifatnya kan dinamis kalau di RS. Ada yang sembuh , keluar, dan ada juga yang masuk," terangnya.

TERBARU VIRUS CORONA di Karo Positif Covid-19 Bertambah 2 Orang, Diketahui Saat Akan Naik Pesawat

Lebih lanjut kata Mardohar, pihaknya juga sudah punya indikator dan syarat dalam menempatkan pasien positif di RS atau gedung P4TK.

Ini berdasarkan kriteria yang sebelumnya telah dikeluarkan juga oleh badan kesehatan dunia atau (WHO).

Dia mencontohkan, misal ada pasien hasil swab nya positif, tapi dengan pemeriksaan foto thorax CT Scan tidak terdapat penumonia artinya pasien itu Orang Tak Bergejala (OTG), maka tidak harus dirawat di rumah sakit.

"WHO juga sudah memberikan kriteria bahwa yang di swab positif tak bergejala dan dilakukan pemeriksaan foto thorax dengan radiologi tak ada pneumonia itu boleh kita rawat di P4TK. Bila ada gambaran pneumonia nggak boleh. Karena itu menular sekali. OTG ini juga menular tapi isolasi itu kan membuat supaya virus bereaksi di satu tubuh saja. Jadi gak kuat viral loadnya," pungkasnya.(can/tri bun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved