Cabuli 4 Bocah di Paluta, Predator Seks Ini Tebar Ancaman, 'Jangan Bilang Mamakmu, Kubunuh Kau'

Seorang pemuda warga Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, diamankan petugas karena mencabuli empat bocah

TRIBUN MEDAN / ist
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj pimpin pengungkapan kasus pencabulan anak di bawah umur, Jumat (10/7/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, TAPANULI SELATAN - Seorang pemuda bernisial RR (21), warga Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, tak berkutik diamankan petugas.

Pemuda berkepala plontos ini diduga telah melakukan pencabulan terhadap empat bocah perempuan.

Adapun inisial para korban yakni, SA (6), SS (5), SP (8) dan MS (5).

Aksi predator seks anak ini terbongkar setelah petugas menindaklanjuti laporan korban yang tertuang dalam No.LP / 130 / VI / 2020 / TAPSEL/ SUMUT, tanggal 8 Juni 2020.

Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj mengatakan, pelaku ditangkap setelah pihaknya mendapat laporan dari orang tua korban pada Senin (8/6/2020) lalu.

"Di mana pengaduan ibu korban SA, mengatakan bahwa anaknya mengalami perbuatan cabul yang dilakukan pelaku RS. Kemudian para orang tua korban memangil Kepala Desa BP untuk melaporkan kejadian tersebut," ujarnya, Jumat (10/7/2020).

Pengabdian 15 Tahun Perawat RS Herna Medan Ini Berakhir PHK Tanpa Pesangon dan Surat Resmi

Seorang Remaja Wanita Sekamar dengan 6 Pria, Diduga Pesta Seks, 37 Pasangan ABG Digerebek di Hotel

Kades kemudian memanggil RS bersama orang tua tersangka di Kaur Pelayanan untuk dilakukan musyawarah.

"Hasil musyawarah, tersangka RS mengakui bahwa dirinya melakukan pencabulan kepada empat orang anak tersebut," ungkapnya didampingi Kasat Reskrim AKP Paulus Ribert Gorby.

Mendengar pengakuan pelaku, para orang tua korban merasa keberatan dan melaporkan hal ini ke Polres Tapanuli Selatan.

Lanjut Kapolres, dalam pengakuan RS, ia melakukan perbuatan tersebut terhadap SA pada November 2019 lalu di pondok kebun.

"Dalam pengakuannya, pelaku meraba-raba bagian sensitif korban dengan menggunakan jari,” ujarnya.

”Kemudian tersangka RS melakukan kepada korban SP pada bulan Maret tahun 2020, di sebuah sungai," katanya.

LEDAKAN Beruntun Kasus Positif Covid-19 di Sumut, Hari Ini Bertambah 112 Kasus Baru, Total 2.197

Terhadap SP, tersangka RS diduga membuka celananya dan menindih korban.

Lebih lanjut dikatakan AKBP Roman, terhadap korban SS, RS diduga meraba-raba bagian sensitif korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved