Breaking News:

Karyawan Bank Jatim Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M Untuk Berfoya-foya

Ada sekitar Rp 2,9 miliar yang dipulangkan ke nasabah. Sedangkan sisanya Rp 4,7 miliar lebih menjadi kerugian pihak bank.

Editor: Royandi Hutasoit
Surya.co.id
Suasana Bank Jatim 

Divonis 4 Tahun 6 Bulan

Ani Fatini, terdakwa kasus penggelapan uang nasabah Bank Jatim Pamekasan sebesar Rp 7,7 miliar, divonis 4 tahun 6 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Pamekasan dalam sidang vonis yang dilaksanakan pada Selasa (7/7/2020).

Sidang pembacaan vonis dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim, Lingga Setiawan, serta dua hakim anggota, Dony Hardiyanto dan Fidiawan Satriantoro.

Lingga saat membacakan vonis menyatakan, terdakwa secara sah dan meyakinkan telah melanggar hukum berdasarkan bukti-bukti, keterangan para saksi, dan fakta persidangan.

Terdakwa melakukan pelanggaran hukum pasal 374 KUHP dan dijatuhi hukuman pidana selama 4 tahun 6 bulan.

“Hal-hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum dan selama persidangan terdakwa selalu kooperatif,” ujar Lingga dikutip dari Surya.

Ani Fatini menerima semua putusan yang dijatuhkan padanya.

Dalam materi putusan yang sudah dibacakan majelis hakim, perempuan yang sempat bertugas di Bank Jatim unit Keppo, Desa Polagan, Kecamatan Galis, ini mengembalikan uang kepada pihak bank sebesar Rp 2,9 miliar lebih.

Sedangkan sisanya Rp 4,7 miliar lebih menjadi kerugian pihak bank.

Uang nasabah yang digelapkan oleh Ani mulai dari perorangan hingga Dana Desa (DD) di sejumlah desa di Kecamatan Galis.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved