Breaking News:

News Video

Selamatkan ITM, Mahasiswa Tuntut Hapuskan Dualisme Kepemimpinan

Spanduk yang mereka pegang berisi aspirasi mereka, menuntut agar ditegakkannya demokrasi di dalam kampus, menolak adanya dualisme rektorat.

Selamatkan ITM, Mahasiswa Tuntut Hapuskan Dualisme Kepemimpinan

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Api dari pembakaran ban berkobar di Jalan Gedung Arca Nomor 52, tepatnya di depan gedung Institut Teknologi Medan (ITM), Jumat (10/7/2020).

Ratusan mahasiswa berdemo hingga menutupi hampir separuh jalan dan menyuarakan aspirasi mereka.

Memegang spanduk sambil menyanyikan lagu Darah Juang, para mahasiswa itu menuntut agar diselesaikannya masalah dualisme kepimpinan di kampus tercinta.

Tak sampai di situ, mereka juga memboikot kampus.

Mahasiswa dari lintas jurusan dan angkatan dengan sigap berkumpul dan hampir memenuhi separuh badan jalan.

Spanduk yang mereka pegang berisi aspirasi mereka, menuntut agar ditegakkannya demokrasi di dalam kampus, menolak adanya dualisme rektorat dan menolak membayar uang kuliah.

Aksi ini adalah rangkaian dari aksi-aksi sebelumnya untuk menuntut hal yang sama.

Rabu (8/7/2020), aksi serupa juga telah dilakukan.

Mahasiswa mulanya melakukan aksi protes di jalan Gedung Arca, namun kemudian berpindah ke lokasi kampus.

Spanduk-spanduk berisi pemberitahuan mengenai rektor terpilih disobek, spanduk berisi pemberitahuan dari yayasan pun dikoyak.

Halaman
123
Penulis: Liska Rahayu
Editor: M.Andimaz Kahfi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved