Poster dan Baliho Bakal Calon Bermunculan di Sergai, Bawaslu Tak Bisa Menindak, Ini Alasannya
Saat ini tersisa dua pasangan balon yang masih mensosialisasikan diri di Pilkada Sergai.
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
SEI RAMPAH, TRIBUN - Memasuki tahapan awal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), suasana politik di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) sudah diwarnai dengan sosialisasi para bakal calon (balon).
Jika sebelumnya banyak bakal calon yang muncul namun pada saat ini jumlahnya sudah mulai berkurang yang mensosialisasikan diri. Hal ini mengingat beberapa partai sudah ada yang resmi memberikan dukungannya.
Pantauan www.tri bun-medan.com, saat ini tersisa dua pasangan balon yang masih mensosialisasikan diri. Selain pasangan Soekirman dan Tengku Muhammad Ryan Novandi (Soetra) juga ada pasangan Darma Wijaya dan Adlin Tambunan (Dambaan).
Kegiatan-kegiatan mereka pun sering muncul di media sosial. Sementara nama-nama lain sudah tidak lagi muncul baik di masyarakat maupun di media sosial.
Poster, baliho-baliho maupun foto-foto pasangan ini pun sudah bermunculan di berbagai sudut kota, desa dan juga media sosial.
Desainnya pun beragam mulai dari foto asli hingga berbentuk karikatur. Masing-masing pasangan juga sudah mendapat respon positif dari para pendukung.
• NasDem Beri Sinyal Pada Istri Wali Kota Binjai Maju Pilkada
Terkait hal ini Ketua Bawaslu Kabupaten Sergai, Agusli Matondang mengatakan pihaknya hanya berkewenangan mengawasi yang berkaitan dengan tahapan saja.
Untuk saat ini tahapan yang sedang berjalan adalah perekrutan untuk petugas pemuktahiran data pemilih (PPDP).
Ditegaskannya, kalau sampai saat ini belum ada dugaan pelanggaran.
"Kalau untuk itu (adanya sosialisasi Bacalon) kami belum sampai tahap itu. Karena memang belum ada penetapan calon. Jadi kewenangan kita itu kalau sudah ada penetapan calon jadi subjeknya jelas calon. Selagi Bacalon belum ada kewenangan kita," kata Agusli Matondang, Senin (13/7/2020).
Agusli mengatakan, jika seandainya ada pihak yang kini berpendapat kegiatan pemerintahan dilaksanakan dengan berbau Pilkada, pihaknya pun tidak bisa melakukan penindakan. Sesuai dengan tupoksi mereka, bahwa kewenangan baru ada pada mereka apabila sudah berstatus pasangan calon bukan bakal calon.
• Maju di Pilkada Asahan, Pasangan Surya-Taufik Klaim Dapat Dukungan Lima Parpol
Meski saat ini alat peraga kampanye (APK) sudah banyak muncul, namun mereka tidak bisa melakukan penindakan.
" Ya spanduk-spanduk juga belum bisa kita tindak. Kalau misalnya terkait dengan keindahan lingkungan, masing-masing kita berharap itu menjalankan tugasnya secara profesional dan proporsional. Kalau berdasarkan kewenangan kami, belum ada, karena belum ada penetapan. Sampai nanti ada penetapan lokasinyalah. Nanti kalau sudah ada dan ada yang menyalahi nanti kami akan rekomendasikan kepada Satpol PP untuk menertibkan itu bersama-sama dengan Bawaslu,"kata Agusli.
Pilkada di Kabupaten Sergai diprediksi lebih menarik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini karena adanya partisipasi "anak-anak Raja".
• Pengamat Politik UISU: Pilkada Tergesa-gesa, Rakyat Sengsara
Jika Soekirman dan Darma Wijaya saat ini adalah Bupati dan Wakil Bupati sementara untuk masing-masing pendamping mereka adalah anak-anak orang ternama.
Jika Ryan adalah anak T Erry Nuradi yang merupakan mantan Gubernur Sumut sekaligus Bupati Sergai dua periode sementara Adlin Tambunan adalah anak Ashari Tambunan yang merupakan Bupati Deliserdang saat ini. (dra/tri bun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pilkada-sergai.jpg)