Breaking News:

TERJADI KECELAKAAN, Mobil Pikap Dihantam Toyota Rush di Jalinsu Kisaran, Begini Penuturan Saksi

Mobil tersebut diketahui datang dari arah Rantauprapat menuju Kota Kisaran, dan disebut memotong lajur kanan, sebelum menghantam pick-up L300

TRI BUN MEDAN/Mustaqim Indra Jaya
Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan, Toyota Rush dan Pick-up L300 di kawasan Jalan Lintas Sumatera, Desa Perkebunan Sei Dadap, Kecamatan Sei Dapat, Asahan pada Senin (13/7/2020) sekitar pukul 12.00 WIB. Tiga orang terluka akibat peristiwa ini. 

TRI BUN-MEDAN.com- Pengemudi mobil Toyota Rush warna putih BK 1974 JS, Pitua Silalahi (33) yang terlibat kecelakaan di Jalinsum Km 166-167 Desa Perkebunan Sei Dadap, Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan pada Senin (13/7/2020) disebut melaju dengan kecepatan tinggi.

Mobil tersebut diketahui datang dari arah Rantauprapat menuju Kota Kisaran, dan disebut memotong lajur kanan, sebelum menghantam pick-up L300 BK 8600 VQ.

Seorang satpam Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Diori Ganda, tempat Pitua Silalahi bekerja, menyebutkan rekannya tersebut baru saja mentransfer uang ke salah satu bank dari asal tempat mereka bekerja.

"Baru transfer uang dia ini, rekan kami, Pitua Silalahi namanya," ujar pria yang mengenakan pakaian satpam tersebut, Senin.

Ditanya mengenai kondisi rekannya itu, satpam tersebut belum mengetahui. Sebab begitu dapat kabar bahwa Pitua Silalahi mengalami kecelakaan langsung bergerak ke lokasi kejadian.

"Belum tahu. Pas dapat kabar langsung kemari. Memang mobil dia ini," sebutnya.

Sementara menurut saksi mata, Ferianto, kecelakaan terjadi ketika mobil Toyota Rush yang datang dari arah Rantauprapat menuju Medan melaju dengan kecepatan tinggi.

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) mobil tersebut menghantam L300 pick-up yang datang dari arah berlawanan. Seketika itu juga, Ferianto mendengar suara dentuman keras dari lokasi.

"Aku tengok udah pusing pengemudi mobil ini, mobil putih, datang dari arah Simpang Kawat, kemungkinan kecepatannya laju," sebut Ferianto, Senin.

Sementara keterangan masyarakat lainnya, Feri Wijaya, pascakejadian dirinya melihat penumpang kedua mobil tersebut sudah terluka.

Ia pun berinisiatif membawa para korban ke rumah sakit terdekat.

"Kebetulan pas aku melintas kan, udah kejadian. Kulihat ada korban, di dalam mobil pikap ada dua orang, di mobil pribadi, satu orang, tak sadarkan diri. Kalau sopir mobil pikap luka dibagian bibir atas, satu lainnya patah dibagian lengan," ujar Feri.

(ind/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: jefrisusetio
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved