Breaking News:

Fakta Baru Penganiayaan Saksi Sarpan, Polda Sumut Bongkar Kesalahan 6 Personel Polsek Percut Seituan

Kita akui caranya salah makanya kita bebas tugaskan ke 9 personel tersebut. Kemudian dilakukan pemeriksaan secara mendalalam

TRI BUN MEDAN / M FADLI TARADIFA
Saksi Sarpan (57) korban penganiayaan oleh oknum petugas Polsek Percut Seituan 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Polda Sumut mengakui bahwa personel Polsek Percut Sei Tuan yang melakukan pemeriksaan terhadap saksi Sarpan  melakukan cara yang salah. 

Hingga membuat pria 57 tahun tersebut babak belur hingga menyebabkan matanya lebam biru dan bagian tubuhnya.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan menyebutkan bahwa dari 9 personil yang dibebastugaskan dari Polsek Percut Sei Tuan, 6 di antaranya dinyatakan bersalah. 

"Kita akui caranya salah makanya kita bebas tugaskan ke 9 personel tersebut.

Kemudian dilakukan pemeriksaan secara mendalalam 6 oranglah yang dinyatakan bersalah," tuturnya di Mapolrestabes Medan, Selasa (14/7/2020). 

Ia menerangkan keenam orang yang dinyatakan bersalah tersebut akan dilakukan sidang disiplin. 

"Makanya mungkin dalam waktu dekat akan dilakukan sidang disiplin," ungkapnya. 

Tatan menegaskan bahwa Kapolda Sumut tidak akan memberikan toleransi bagi personil yang melakukan kesalahan dan akan memberikan hukuman yang sesuai. 

"Kemudian kita mengakui kalau kita tidak profesional khususnya dalam kasus tersebut.

Seperti kata Pak Kapolda, kita akan mengambil waktu untuk memberikan pengarahan SOP yang harus dilakukan pada saat melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus atau tindak pidana.

Halaman
123
Penulis: Victory Arrival Hutauruk
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved