Breaking News:

Warga Sidikalang Mengeluh, Air PDAM Kerap Mati dan Berpasir

Warga di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi mengeluh, aliran air PDAM Tirta Nciho sering mati.

Tribun Medan / doc
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Dohu Lase

TRIBUN-MEDAN.COM, DAIRI - Warga di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi mengeluh, aliran air PDAM Tirta Nciho sering mati.

Imbasnya, warga kewalahan untuk mandi, mencuci, hingga buang air. Menurut mereka, hal ini sudah berulang terjadi alias kambuhan.

"Sudah dua hari air PAM tak jalan di rumah saya. Namun, di sebagian tempat lain, enggak. Entah kenapa di daerah ini sering seperti ini," ujar Frengki, warga Desa Hutarakyat, Sidikalang.

Sebagian warga Sidikalang lainnya mengeluh, air PDAM Tirta Nciho berpasir.

"Saat kita mengisi bak mandi hingga penuh, harus ditunggu dulu, karena berpasir. Jadi, ditunggu sampai pasirnya mengendap di dasar bak mandi," kata Satria, penduduk Jalan Aman, Sidikalang.

Direktur PDAM Tirta Nciho, Wahlin Munthe, kaget ketika dikonfirmasi soal dua hal itu. Sebab, setahu dia mesin pompa mereka baik-baik saja.

"Apa lagi penyebabnya itu? Nantilah saya suruh anggota mengecek ke sana," ujar Wahlin.

Pria yang juga Ketua MUI Dairi ini mengatakan, mesin pompa mereka memang sempat rusak beberapa waktu lalu, karena dilanda luapan air usai hujan deras.

"Memang sempat rusak pompa yang di lokasi Lae Nuaha, tetapi itu sudah diperbaiki. Makanya saya heran, kok ada lagi laporan air mati," kata Wahlin.

Sementara, soal air PDAM Tirta Nciho mengandung pasir, ia berdalih hal itu disebabkan kebocoran pada sambungan pipa.

"Itu enggak merata terjadi. Soalnya, di rumah saya, airnya jernih. Itu mungkin ada bocor di sambungan pipa. Jadinya, pasir atau tanah menjadi masuk," pungkas Wahlin.

(cr16/tribun-medan.com)

Penulis: Dohu Lase
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved