Breaking News:

Pemkab Toba Biayai Rapid Tes Ratusan PPDP

Rapid test terhadap 2012 orang penyelenggara Pilkada Toba telah selesai dilaksanakan.

TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Tim medis menyusun hasil rapid test di Direktorat Sabhara Polda Sumut, Medan, Rabu (24/6/2020). 

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBA - Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Toba, Resbol Lumban Gaol mengatakan tahapan rapid test terhadap 2012 orang penyelenggara Pilkada Toba telah selesai dilaksanakan.

Resbol mengatakan pembiayaan pelaksanaan uji rapid tes Covid-19 dimudahkan dengan adanya subsidi dari APBD tahun 2020 Kabupaten Toba.

Subsidi anggaran itu diberikan kepada 475 petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP).

"475 PPPD tidak berbayar karena dibantu Pemkab dan sisanya ditanggulangi oleh KPU. Terkait biaya yang dibayarkan kepada pihak RSU HKBP dan beberapa Puskesmas adalah fluktuatif," kata Resbol Lumban Gaol di kantor KPU Toba, Jumat (17/7/2020).

Ketua bidang teknis KPU Toba Ranto Pasaribu membenarkan bahwa pembiayaan 475 PPDP dibantu gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Toba di enam Puskesmas Pemerintah Kabupaten Toba.

Sedangkan biaya rapid test kepada 1027 orang lainnya, seperti komisioner, sekretariat KPU, PPK, PPS dan KPPS dibiayai dengan anggaran KPU Toba dengan harga fluktuatif.

Ranto mengatakan wewenang itu sesuai surat edaran Kemenkes tentang standar harga rapid tes untuk penyelenggara Pemilu dimasa Pandemi Covid-19.

"Ada payung hukumnya sesuai surat edaran Kemenkes yang memberi wewenang kepada KPU dan pemerintah daerah. Ternyata Pemda hanya mampu membiayai rapid tes kepada 475 orang saja," kata Ranto.

Terkait hasil dari rapid test yang digelar, belum bisa disimpulkannya karena belum secara keseluruhan diketahui pihak KPU.

"Sudah kita surati resmi gugus tugas. Jika seandainya ditemukan reaktif akan dilakukan isolasi mandiri dan dilakukan rapid tes kembali. Dan untuk PPDP itu dilakukan pergantian. Mereka kerja hanya satu bulan lebih yakni yang 475 orang tersebut ," katanya.

"Seharusnya sesuai perjanjian kita, bahwa setelah dilakukan rapid test hasilnya sudah harus diserahkan gugus kepada KPU. Kita sudah surati dan langsung bertemu sekda agar segera diserahkan ke KPU," timpal lagi.

Sementara Juliwan Hutapea, juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Toba, belum bersedia menanggapi wawancara melalui WhatsApp terkait besaran anggaran yang dihibahkan Bupati Toba kepada KPU dalam penyelenggaraan rapid test massal itu.

(Jun/Tribun-Medan.com)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved