Breaking News:

Patroli Kamtibmas di Siantar, Polisi Temukan Uang dan Narkotika di Bagasi Motor Wasito

Pemuda yang belakangan diketahui bernama Wasito ini terjaring dari patroli Tim Opsnal Sat Reskrim.

TRIBUN MEDAN/HO
M Wasio menunjukkan barang bukti narkotika miliknya saat diamankan Polres Pematangsiantar. 

TRI BUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR - Personel kepolisian dari Sat Reskrim Polres Pematangsiantar yang sedang berpatroli Jumat (17/7/2020) dini hari mengamankan seorang pemuda yang mencurigakan.

Pemuda yang belakangan diketahui bernama Wasito ini terjaring dari patroli Tim Opsnal Sat Reskrim.

Wasito diamankan saat melintas mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 3902 TBG52014 di Jalan Serdang Gang Suzuki, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara.

Polisi memberhentikan laju sepedamotor dikendarai Wasito.

Setelah dilakukan penggeledahan badan, tim menemukan barang bukti 1 unit HP merk Vivo, 1 unit HP merk Nokia dan 1 buah dompet warna coklat didalamnya uang Rp 300ribu.

Pelaku Pencurian di Pancur Batu Ditangkap, Saat Rumah Digeledah Polisi, Ternyata Ada Sabu Disimpan

Namun gerak gerik yang mencurigakan, membuat polisi meminta Wasito membuka bagasi sepeda motornya, hingga ditemukan sebuah plastik hitam berisi uang Rp 20 juta, 1 paket narkotika diduga jenis sabu dengan bruto 1,10 gram.

"Pelaku mengakui sabu itu miliknya sehingga ia dan barang bukti diboyong sekaligus diserahkan ke ruangan Satres Narkoba," ujar Kasat Narkoba Polres Pematangsiantar AKP David Sinaga, Sabtu (18/7/2020).

David menambahkan, barang bukti sabu itu milik pria bernama lengkap Muhammad Wasito, rencananya akan digunakan atau dipakainya sendiri dan barang bukti uang Rp 20 juta itu merupakan suruhan seseorang untuk membeli narkoba.

"Sabu yang didapat dari keterangan tersangka untuk dipakainya. Uang yang dipegangnya, katanya suruhan seseorang untuk membeli narkoba," terang David Sinaga.

Satu Keluarga Ditangkap Edarkan Sabu, Bantal Guling Dijadikan Tempat Khusus Penyimpanan

Belakangan diketahui dari pemberitaan, Wasito diduga yang diduga 'Tangan Kanan' oknum bandar narkoba merupakan eks narapidana asimilasi yang baru bebas menjalani hukuman dari Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIA Pematangsiantar.

Humas Lapas Klas IIA Pematangsiantar Hiras Silalahi belum membenarkan tersangka adalah eks napi. Ia mengaku masih berada di luar kota.

"Aku lagi ada acara di luar kota, hari Seninlah ku lihat dulu buku register di kantor," katanya.(mag/tri bun-medan.com)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved