Breaking News:

Wujud Perhatian di Masa Pandemi, OMK Katedral Medan Bagikan Bantuan untuk Anak-anak dan Tukang Becak

Gerakan berbagi makanan di jalanan merupakan suatu cara untuk solider membantu sesama yang terdampak Covid-19.

TRIBUN MEDAN/MAURITS
ORANG Muda Katolik (OMK) Katedral Medan sedang membungkus makanan yang bakal mereka bagikan di jalanan. 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Di tengah pandemi Covid-19, Orang Muda Katolik (OMK) bergerak bersama menyalurkan bantuan bagi anak-anak  dan tukang becak yang sehari-harinya mencari rejeki di jalanan.

Christopher Tarigan, sebagai ketua OMK di Paroki Katedral Medan Jalan Pemuda, Kelurahan AUR, Kecamatan Medan Maimun mengatakan, gerakan berbagi makanan di jalanan merupakan suatu cara untuk solider membantu sesama  yang terdampak Covid-19.

Dikatakannya, masa pandemi Covid-19 ini membuat sektor ekonomi masyarakat secara khusus bagi mereka yang sehari-harinya mengais rejeki di jalanan mengalami kesulitan.

Gereja Katolik Santo Petrus Medan Perjuangan Kembali Gelar Misa, Jemaat Terharu dan Bangga

"Kami lakukan gerakan kecil-kecilan, bagi-bagi makanan di jalanan," ujar Christopher Tarigan saat dikonfirmasi pada Minggu (19/7/2020).

"Kami lakukan ini atas dasar kesadaran bahwa banyak orang yang terdampak Covid-19 ini, secara khusus bagi orang-orang yang bekerja di jalanan, misalnya tukang becak dan sebagian besar anak-anak jalanan," sambungnya.

Sebgai OMK, yang mayoritas anggotanya belum mempunyai penghasilan menetap dan sebagian besar masih sekolah, mereka mengumpulkan dana melalui paroki.

Paroki Katedral Medan mendukung aksi kaum muda tersebut dengan mengucurkan dana bagi mereka.

Proses yang Dilalui Gereja Katolik Santo Petrus Medan Timur hingga Bisa Menggelar Misa

Guna menambah dana dari paroki, mereka juga mengumpulkan dari OMK sendiri yang secara sukarela mau berbagi bagi sesama.

"Dana yang kita bisa kumpulkan itu berasal dari paroki kita sendiri, termasuk juga dari anggota OMK kita yang rela memberikan bantuan mereka. Ini semua kita tampung dan kita belikan bahan makanan," sambungnya.

Dalam penuturannya, kegiatan berbagi makanan di jalanan tersebut merupakan bagian dari kepedulian terhadap sesama.

"Kami juga berbagi makanan, namun sebelumnya juga kita berbagi sembako. Semua ini kita lakukan semata-mata karena kepedulian kita. Semuanya kita bagi tanpa pandang buluh, yang pasti kami juga bersyukur karena kami diberikan kesempatan untuk berbagi rejeki," lanjutnya.

"Yang menarik dalam kegiatan ini, kami yang menyediakan bahan makanan, memasaknya, dan membaginya. Saat membagi, kami sangat senang bila pemberian itu diterima. Dan, itulah semangat bagi kami untuk tetap melanjutkan kegiatan ini," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Penulis: Maurits Pardosi
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved