Breaking News:

Dukung Gerakan Tanam 50 Juta Pohon, Yagasu Sumbang 2,5 Juta Pohon ke Gubernur Jabar

Keterlibatan Yagasu dalam webinar nasional yang diselenggarakan Gubernur Jawa Barat ini dikarenakan Yagasu terlibat dalam sebuah project.

TRIBUN MEDAN/HO
DOKUMENTASI webinar yang diikuti Yagasu bersama Gubernur Jawa Barat untuk memberikan simbolisasi sumbangan 2,5 juta pohon melalui Zoom, Senin (20/7/2020). 

TRI BUN-MEDAN.com, MEDAN - Yayasan Gajah Sumatera (Yagasu) menyumbangkan 2,5 juta pohon kepada Gubernur Jabar secara virtual melalui aplikasi Zoom, Senin (20/7/2020).

Yagasu sendiri diundang dalam kegiatan webinar dan turut menjadi pembicara dalam kegiatan yang membahas lingkungan tersebut.

Amanda Dian Sucia selaku Communication Manager Yagasu mengungkapkan, keterlibatan Yagasu dalam webinar nasional yang diselenggarakan Gubernur Jawa Barat ini dikarenakan Yagasu terlibat dalam sebuah project.

"Yagasu sendiri terlibat project di Sungai Citarum. CEO kita pak Bambang ini mendapatkan privilege untuk menjadi pembicara yang memberikan sumbangsih dan tanggapan terhadap langkah menanam bibit dan kenapa bibit tersebut harus ditanam. Jadi memang dilibatkan untuk menanam 2,5 juta bibit pohon ini," ungkap Amanda.

Giatkan Program Penghijauan, Harper Tanam 500 Bibit Mangrove di Hutan Sicanang Belawan

Penyerahahan simbolisasi 2,5 juta bibit mangrove ini dilakukan secara virtual mengingat pandemi yang masih melanda daerah di Indonesia.

"Virtual ini karena kita lagi berada di masa pandemi, jadi diwakilkan dengan pemerintah setempat untuk bisa melakukan penanaman bibit. Nantinya pemberian itu akan diwakilkan. Kan ini dilakukan secara virtual dulu penyerahannya," ujarnya.

CEO Yagasu, Bambang Suprayogi turut antusias dalam memberikan materi terkait pengembangan mangrove yang begitu berdampak bagi kehidupan.

"Yagasu Aceh sebagai Non Government Organization yang berfokus pada pemulihan ekosistem mangrove guna menciptakan ekosistem yang baik untuk mendukung keanekaragaman hayati, masyarakat dan iklim mengembangkan program- program serta melakukan berbagai riset ilmiah yang bertujuan untuk melindungi lingkungan dan mengembangkan program masyarakat dalam membantu pemerintah dalam aktivitas ini," ujar Bambang.

BERITA FOTO Untuk Mengurangi Erosi dan Penghijauan Pantai, Warga Tanam Bakau di Belawan

Penanaman 2,5 juta bibit mangrove ini akan dimulai pada awal tahun 2021 dalam kurun waktu tiga tahun pelaksanannya.

Kedepannya, Amanda berharap melalui program penanaman mangrove ini, masyarakat lebih mengenal mangrove dan fungsi yang dihasilkan.

"Harapannya semoga semua orang tahu manfaat dari mangrove sendiri karena satu pohon mangrove mampu mencadangkan karbon yang besar. Satu orang saja menanam satu pohon, perharinya bisa menjadi cadangan karbon.

Karbon ini apa saja bisa jadi asam motor atau mobil yang kita keluarkan ini bisa disubsidi oleh si karbon ini sendiri. Itu dalam bentuk subsidi kita terhadap alam. Semakin banyak nanam pohon, makin banyak cadangan oksigen yang bisa kita dapatkan," pungkas Amanda.(cr13/tri bun-medan.com)

Penulis: Kartika Sari
Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved