Breaking News:

Korban Hanyut di Sungai Bahapal

BREAKING NEWS: SAR Pimpin Operasi Pencarian Korban Hanyut di Sungai Bahapal

Lima orang warga sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia usai hanyut di Sungai Bahapal pada Minggu (19/7/2020)

T R I B U N MEDAN/Alija Magribi
Upaya pencarian terhadap satu korban hanyut di Sungai Bahapal, Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, Senin (20/7/2020) pagi. 

T R I B U N-MEDAN.com, SIMALUNGUN

Tim Rescue Pos SAR Parapat (Danau Toba) beserta Potensi SAR melaksanakan operasi Safe and Rescue untuk memulai pencarian satu korban hanyut di Sungai Bahapal, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, Senin (20/7/2020) pagi.      

Pencarian dimulai sekitar pukul 07.WIB dengan briefing guna menentukan kemungkinan di areal mana korban hanyut dapat ditemukan.

Identitas singkat dari 1 korban yang belum ditemukan bernama Rahman, laki-laki, 38 tahun, warga Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai.

Koordinator SAR Danau Toba Octo Tambunan menyampaikan operasi SAR di Sungai Bahapal dilaksanakan dengan pembagian 2 SRU atau satuan regu.

"Dengan cara pemantauan dari darat (sisi kanan dan kiri sungai) dan penyisiran di aliran sungai sejauh 1 KM dengan menggunakan Perahu LCR," ujar Octo.

Di sekitar lokasi kejadian, diakuinya signal telekomunikasi telepon genggam sangat tidak mendukung. Namun setiap hal terkait pencarian akan dilaporkan secepatnya.

Dalam pencarian menuju lokasi, SAR Danau Toba menurunkan satu unit mobil Double Cabin D-Max dari POS SAR Parapat, satu unit mobil Double Cabin BPBD Simalungun, tiga unit perahu karet type LCR 40 PK dan perlengkapan selam sebanyak dua set.

Adapun tim yang diturunkan dibantu dengan unsur kepolisian, TNI dan masyarakat, dengan jumlah anggota SAR 7 orang, BPBD Simalungun 4 orang, Polsek Serbelawan 3 orang, Koramil 05 Serbelawan 2 orang serta elemen masyarakat dan keluarga korban

"Perkembangan selanjutnya akan disampaikan secepatnya," tutup Octo.

Perlu diketahui, lima orang warga sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia usai hanyut di Sungai Bahapal pada Minggu (19/7/2020) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB.

Seluruh korban semula hendak mengisi akhir pekan di bibir sungai bersama keluarga dan tetangga.

(t r i b u n-medan.com/Alija Magribi)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved