Breaking News:

Korban Hanyut di Sungai Bahapal

UPDATE Pencarian Korban Hanyut di Sungai Bahapal, 3 Regu SAR Gabungan Diturunkan

Satu regu melakukan pencarian di daerah yang dicurigai pusaran air. Regu dua mencari di tumpukan sampah, regu tiga menyisir

HO/t r i b u n medan
Sejumlah petugas SAR Gabungan masih mencari korban hanyut di Sungai Bahapal yang mengalir di Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Senin (20/7/2020) 

T R I B U N-MEDAN.com, SIMALUNGUN

Upaya pencarian terhadap satu korban hanyut di Sungai Bahapal, yang mengalir di antara Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, belum menemukan hasil hingga Senin (20/7/2020) tengah hari ini.  

Dikatakan Koordinator SAR Danau Toba Octo Tambunan, perkembangan Operasi SAR Gabungab masih nihil.

Pencarian dengan menggunakan perahu LCR sementara tidak dapat dilaksanakan karena medan sungai yang menyempit dan banyak bebatuan cadas.

"Pencarian dilaksanakan dengan cara tim membagi tiga SRU atau satuan regu. Satu regu melakukan pencarian di daerah yang dicurigai pusaran air. Regu dua mencari di tumpukan sampah, dan regu tiga menyisir sejauh 4-5 KM ke arah tangkahan," ujar Octo.

Hambatan lainnya, signal HP di lokasi musibah sangat tidak mendukung.

Saat ini, personel SAR yang jumlahnya 7 orang telah diperkuat dengan unsur Forkopimda, di antaranya 4 orang dari BPBD Simalungun, 15 orang dari Polsek Serbelawan, 8 orang dari Koramil 05 Serbelawan, 8 orang keluarga korban.

Selain itu ada 4 orang masing-masing dari Kecamatan Bandar Uluan dan Kecamatan Dolok Batu Nanggar, 6 orang dari puskesmas serta 20 dari kalangan masyarakat setempat.

"Perkembangan selanjutnya akan disampaikan," ujar Octo.

(t r i b u n-medan.com/Alija Magribi)

Penulis: Alija Magribi
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved