Breaking News:

Korban Hanyut Terakhir di Sungai Bahapal Ditemukan Jelang Gelap, 6 Orang Sekeluarga Meninggal

Upaya pencarian terhadap satu korban hanyut terakhir di Sungai Bahapal akhirnya membuahkan hasil.

HO
(tribun-medan.com/Alija Magribi) Proses evakuasi Rahman, satu korban hanyut terakhir di Sungai Bahapal, Kecamatan Dolok Batu Nanggar Kabupaten Simalungun, Selasa (21/7/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Alija Magribi

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Upaya pencarian terhadap satu korban hanyut terakhir di Sungai Bahapal yang mengalir di Kecamatan Dolok Batu Nanggar dan Kecamatan Bandar Huluan, akhirnya membuahkan hasil.

Jenazah ditemukan pada hari ketiga operasi SAR Gabungan, pada Selasa (21/7/2020) sore.

Korban bernama Rahman ditemukan menjelang matahari terbenam di kawasan sekitar, atau sekitar pukul 17.30 WIB.

Melalui pesan WhatsApp, Koordinator SAR Danau Toba - Simalungun, Octo Tambunan menyampaikan Tim SAR Gabungan telah menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.

"Korban ditemukan sekitar pukul 17.30 Wib, pada posisi kira-kira 1 kilometer dari lokasi kejadian. Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga korban dan operasi pencarian dinyatakan ditutup," ujar Octo Tambunan.

Dalam pencarian kali ini, Tim SAR Gabungan yang jumlahnya 7 orang, dibantu berbagai pihak.

Antara lain, 4 personel BPBD Simalungun, 5 orang dari Polsek Serbelawan, 2 orang dari Koramil 05 Serbelawan, 10 orang masyarakat, sejumlah relawan Kecamatan Bandar Uluan dan Dolok Batu Nanggar serta belasan masyarakat.

Tim SAR Gabungan juga dilengkapi oleh perahu karet dan perlengkapan selam untuk mencari korban Rahman (38), warga Desa Paya Bagas, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdangbedagai.

Perlu diketahui, Rahman merupakan korban keenam yang ditemukan meninggal dunia.

Halaman
1234
Penulis: Alija Magribi
Editor: Juang Naibaho
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved