Breaking News:

Sempat Pecah Kongsi, Bupati dan Wakil Bupati Dairi Kini Pamer Keakraban sampai Berswafoto Ria

Bupati Dairi, Eddy Berutu, menyambangi ruang wakilnya, Jimmy Sihombing, Rabu (22/7/2020) sekitar pukul 17.30 WIB.

Penulis: Dohu Lase | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/HO/JIMMY ANDREA LUKITA SIHOMBING
Bupati dan Wakil Bupati Dairi, Eddy Berutu dan Jimmy Sihombing berswafoto ria usai keduanya bertemu, Rabu (22/7/2020) petang. 

"Kita lihatlah nanti. Mungkin saja ada catatan-catatan dari beliau-beliau," kata Eddy.

Sementara itu, Jimmy Sihombing yang ditemui terpisah juga mengatakan hal kurang lebih senada.

"Kita bicara soal bagaimana kami berdua bisa terus lebih baik lagi. Tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluar," kata Jimmy.

Pasien Covid-19 di Sumut Bertambah 169 Kasus Baru, Total 3163 Orang, Sembuh 26 Orang

AKHIRNYA Makhluk Misterius Pengisap Darah Ternak di Taput Terekam CCTV

Jimmy mengatakan, mereka berdua akan bersama-sama menghadiri panggilan Kemendagri.

"Iya, kita akan datang nanti. Hari Senin tanggal 27," kata Jimmy.

Jimmy menambahkan, ia akan membalas kunjungan Eddy Berutu dalam waktu dekat.

"Iya, setelah dari Kemendagri, nanti kita akan bicara lagi di pendopo," kata Jimmy.

Diberitakan Tribun Medan sebelumnya, Wakil Bupati Dairi, Jimmy Sihombing melabrak Bupati Eddy Berutu pada acara pelantikan pejabat eselon II di Balai Budaya Pemkab Dairi, Sidikalang, Selasa (7/7/2020) sekitar pukul 17.00 WIB.

Jimmy kesal kepada Eddy lantaran tak terlibat sedikitpun dalam tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama eselon II di lingkungan Pemkab Dairi, yang meliputi Kepala-kepala Dinas/Badan, Sekretaris DPRD, dan Inspektur.

Ia merasa dilecehkan dan dianggap enteng. Padahal, ia adalah Wakil Bupati Dairi.

Saat ditemui wartawan di luar gedung, Jimmy mengaku tidak tahu para pejabat yang hendak dilantik Bupati Eddy Berutu sore itu. Dirinya bahkan tidak menerima tembusan surat tentang hasil lelang jabatan eselon II.

Ia mengatakan, hubungannya dengan Bupati Eddy Berutu sudah kurang harmonis sejak pelantikan eselon III dan IV, akhir tahun 2019 lalu.

"Saya enggak minta bahwa saya harus menentukan orangnya, tetapi setidaknya diberitahukanlah sama saya. Masa sampai pelantikan dilaksanakan, tidak saya terima sama sekali berkasnya siapa yang mau dilantik. Kan lucu," ucap Jimmy.

"Kita ngomong harmoni keberagaman-harmoni keberagaman, tetapi di dalam internal kita aja kita tidak bisa berkoordinasi untuk mewujudkan harmoni itu, sayang sekali. Karena ujung-ujungnya tetap masyarakat yang dirugikan," kata Jimmy mengakhiri.

Sebagai informasi, visi pemerintahan Eddy-Jimmy adalah Dairi Unggul yang Menyejahterakan Masyarakat dalam Harmoni Keberagaman.

(cr16/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved